Suara.com - Katarak atau kekeruhan pada lensa mata umumnya dialami orang lanjut usia atau lansia.
Menurut Dokter Zaidul Akbar, ada beberapa makanan yang jika dikonsumsi dapat mencegah katarak. Salah satunya makanan rendah gula.
Kata Dokter Zaidul, konsumsi makanan dengan kadar gula tinggi bisa memperkeruh lensa mata. Dokter pencetus Jurus Sehat Rasulullah (JSR) juga menyebut katarak umum terjadi pada orang dengan diabetes.
Katarak adalah kekeruhan di lensa bola mata sehingga menyebabkan menurunnya kemampuan penglihatan sampai kebutaan.
Kekeruhan ini disebabkan oleh terjadinya reaksi biokimia yang menyebabkan koagulasi protein lensa.
"Makanya saya sering sampaikan, apalagi di usia yang sudah 40 hingga 50 tahun sudah kurangi saja makan yang nggak sehat gitu, terutama tepung-tepung olahan gula pasir, disetop ganti dengan yang sehat," ujar Dokter Zaidul dalam kanal YouTube dr. Zaidul Akbar Official, Senin (15/8/2022).
Ia juga mengatakan masyarakat tidak perlu bingung mencari makanan sehat murah yang rendah gula, contohnya seperti jagung, umbi-umbian dan kentang mengandung asupan karbohidrat kompleks.
Ada juga beberapa makanan sayur dan buah yang berfungsi untuk menguatkan penglihatan, termasuk mencegah katarak. Apalagi makanan ini mengandung gula alami yang lebih baik sebagai sumber energi tubuh.
"Seperti jus wortel, berry, gula beri-beri juga sangat baik termasuk juga produk-produk yang mengandung asam amino yang tinggi seperti air kelapa atau mungkin madu atau kurma," ungkapnya.
Baca Juga: Peneliti Swedia Berhasil Buat Implan Mata dari Kulit Babi untuk Obati Kebutaan
Meski begitu dokter lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro itu mengingatkan, ada potensi asupan gula yang tinggi dalam madu atau kurma olahan.
"Tapi tetap berhati-hati kalau ada diabetes gitu ya untuk dikonsumsi, itu salah satu juga caranya," pungkasnya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?
-
Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?
-
Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak
-
Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh
-
Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi