Suara.com - Baru-baru ini, tren perawatan kulit wajah dengan teknik slugging dari Korea viral di media sosial. Banyak orang tertarik mencobanya demi mendapatkan kulit wajah yang lembap dan glowing.
Teknik slugging untuk perawatan kulit wajah ini dilakukan dengan cara mengoleskan petroleum jelly ke wajah setelah memakai serangkaian skincare dan mendiamkannya semalaman.
Kebanyakan orang merasar teknik slugging ini benar-benar bekerja sangat baik untuk kulit wajahnya.
Pada dasarnya dilansir dari Cleveland Clinic, perawatan kulit wajah dengan teknik slugging ini terinspirasi dari siput yang meninggalkan jejak berlendir, sehingga disebut slugging.
Seorang ahli kulit mengatakan metode slugging ini memang cukup mambantu kulit wajah terlihat bercahaya dan indah.
"Petroleum jelly adalah salep yang bersifat oklusif. Artinya, salep ini bisa membentuk lapisan pelindung pada permukaan kulit Anda. Pada gilirannya, lapisan pelindung ini membantu menyegel hidrasi dan menjaga kulit dari dehidrasi," kata Dr Amy Kassouf.
Pelindung kulit yang dibuat oleh petroleum jelly ini bertindak sebagai penghalang yang mencegah air menguap dari permukaan wajah.
Berikut ini, beberapa manfaat melakukan teknik slugging untuk perawatan kulit wajah.
1. Melembapkan
Baca Juga: Istri Gilang Dirga Pernah Keguguran karena Kelainan Jantung pada Bayi, Kenali Gejalanya!
Hidrasi yang tertahan dapat mengisi epidermis seperti spons, menebalkannya dan membuatnya lebih lentur dan elastis.
2. Melindungi kulit
Penghalan yang terbentuk dari pretoleum jelly akan membantu menahan air dan mencegahnya menguap ke permukaan kulit wajah.
Sehingga, ini bisa membantu mencegah molekul luar memasuki kulit dan menyebabkan iritasi atau reaksi kekebalan.
3. Memperbaiki kerusakan
Jika kulit Anda mengalami dehidrasi, lapisan petroleum jelly di malam hari dapat membantu mencegah kehilangan air lebih lanjut dari kulit dan memungkinkannya untuk memperbaiki dirinya sendiri.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua
-
Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan
-
Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif
-
El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?
-
Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?