Suara.com - Gay atau homoseksual bukanlah suatu gangguan kejiawaan, meskipun beberapa orang masih menganggap begitu.
Tapi dilansir dari Alodokter, beberapa penelitian menyebutkan ada beberapa hal yang diduga berpengaruh dalam menentukan seseorang menjadi gay.
1. Variasi bentuk otak
Pria normal dan gay atau homoseksual memiliki sedikit perbedaan seacra biologis maupun anatomis pada struktur dan bentuk otak.
Riset melalui prosedur MRI otak menyebutkan bagian anterior cingulate cortex dan temporal otak sebelah kiri pada kebanyakan homoseksual lebih tebal daripada pria normal.
Data itu juga menunjukkan bahwa variasi bentuk otak diduga berpengaruh dalam menentukan gender seseorang menjadi homoseksual.
2. Faktor genetik
Faktor genetik juga salah satu penyebab orang menjadi gay. Ada teori bahwa wanita homoseksual mungkin mengalami kelebihan hormon androgen saat ia masih dalam kandungan.
Ada pula yang mengatakan sifat genetik tertentu berperan dalam menentukan sifat, perilaku dan preferensi seksual seseorang, termasuk menjadi homoseksual.
Baca Juga: Peneliti Kanada Temukan Monyet Ubud Gunakan Batu sebagai Mainan Seks untuk Masturbasi, Kok Bisa?
3. Trauma masa kecil
Penelitian menyebutkan bahwa trauma psikologis pada masa anak-anak bisa mempengaruhi orientasi seksual seseorang, termasuk homoseksual.
Riset itu menemukan bahwa orang yang memiliki orientasi seks suka sesama jenis pernah mengalami pelecehan seksual di masa kecilnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
Pilihan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
Terkini
-
Bukan Sekadar Kenyang, Ahli Gizi Ingatkan Pentingnya Nutrisi Seimbang untuk Menjaga Kualitas Hidup
-
Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf
-
Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining
-
Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem
-
Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua
-
Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?
-
Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak
-
Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan
-
Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern
-
Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian