Faktornya tentunya multi faktorial, tidak satu-satu yang saling mempengaruhi. Artinya kita bisa bisa saling tumpang tindih ya beberapa faktor tersebut.
Pertama, masalah hormon, rendahnya hormon estrogen karena faktor genetik. Karena rendahnya hormon estrogen, padahal itu berperan dalam penebalan dinding rahim bagian endometrium.
Mungkin juga lifestyle, pola hidup. Sehingga estrogen ini terlalu rendah, otomatis tidak bisa memberikan peranan yang bagus dalam penebalan rahim. Riwayat pembedahan seperti operasi caesar, kuret, atau mungkin pernah keguguran atau pernah ada polip, itu juga bisa menyebabkan penipisan rahim.
Bagaimana cara tahu punya rahim tipis?
Sederhana yang bisa dilakukan tentu dengan pemeriksaan dokter melalui USG. Lebih baik lagi USG dengan melalui Trans vagina untuk yang sudah aktif berhubungan. USG ini akan melihat lebih jelas, gambar yang lebih jelas wastingnya.
Dimasukkan seperti tongkat kecil. Nanti dimasukkan ke dalam Miss V untuk melihat gambaran lebih jelas. Kalau USG perut bisa, cuman karena kadang-kadang dihalangi ketebalan lemak perut, otot perut dan lain sebagainya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 5 Tinted Sunscreen yang Bagus untuk Flek Hitam dan Melasma
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
Pilihan
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
-
Pemainnya Jadi Korban Tendangan Kungfu, Bos Dewa United Tempuh Jalur Hukum
-
Penembakan Massal Louisiana Tewaskan 8 Anak, Tragedi Paling Berdarah Sejak Awal Tahun 2024
-
Viral Tendangan Kungfu ke Lawan, Eks Timnas Indonesia U-17 Terancam Sanksi Berat
Terkini
-
Lawan PTM dari Rumah: Mengapa Kampanye Generasi Bersih Sehat Vital Bagi Masa Depan Kita?
-
Mengakhiri Ketergantungan Rujukan, Standar Lab Internasional Kini Tersedia Langsung di Makassar
-
Neuropati Perifer pada Diabetes Banyak Tak Terdeteksi, Pedoman Baru Dorong Peran Aktif Apoteker
-
Transformasi Operasi Lutut: Teknologi Robotik hingga Protokol ERAS Dorong Pemulihan Lebih Cepat
-
Konflik Global Memanas, Menkes Dorong Ketahanan Farmasi Nasional dan Stabilitas Harga Obat
-
Rahasia Produk Kesehatan Laris di Marketplace: Review Positif Jadi Penentu Utama
-
Ini Bahaya Tersembunyi Ikan Sapu-Sapu yang Mengancam Ekosistem Jakarta
-
Apakah Ikan Sapu-Sapu Bisa Dimakan? Ini Bahaya untuk Manusia dan Ekosistem
-
Varises Bukan Sekadar Masalah Estetika, Kenali Sinyal Bahaya Sebelum Jadi Komplikasi Serius
-
Tren Lari Meningkat, Waspadai Risiko Cedera Otot dan Memar Ikut Mengintai