Faktornya tentunya multi faktorial, tidak satu-satu yang saling mempengaruhi. Artinya kita bisa bisa saling tumpang tindih ya beberapa faktor tersebut.
Pertama, masalah hormon, rendahnya hormon estrogen karena faktor genetik. Karena rendahnya hormon estrogen, padahal itu berperan dalam penebalan dinding rahim bagian endometrium.
Mungkin juga lifestyle, pola hidup. Sehingga estrogen ini terlalu rendah, otomatis tidak bisa memberikan peranan yang bagus dalam penebalan rahim. Riwayat pembedahan seperti operasi caesar, kuret, atau mungkin pernah keguguran atau pernah ada polip, itu juga bisa menyebabkan penipisan rahim.
Bagaimana cara tahu punya rahim tipis?
Sederhana yang bisa dilakukan tentu dengan pemeriksaan dokter melalui USG. Lebih baik lagi USG dengan melalui Trans vagina untuk yang sudah aktif berhubungan. USG ini akan melihat lebih jelas, gambar yang lebih jelas wastingnya.
Dimasukkan seperti tongkat kecil. Nanti dimasukkan ke dalam Miss V untuk melihat gambaran lebih jelas. Kalau USG perut bisa, cuman karena kadang-kadang dihalangi ketebalan lemak perut, otot perut dan lain sebagainya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- 5 Sampo Penghitam Rambut yang Tahan Lama, Solusi Praktis Tutupi Uban
- 5 Mobil Nissan Bekas yang Jarang Rewel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- 4 Bedak Wardah Terbaik untuk Usia 50 Tahun ke Atas, Bantu Samarkan Kerutan
- 7 Sepatu Skechers Wanita Tanpa Tali, Simple Cocok untuk Usia 45 Tahun ke Atas
Pilihan
-
John Herdman Termotivasi Memenangi Piala AFF 2026, Tapi...
-
Purbaya Sebut Bisnis Sektor Media Cerah: Saham DIGI, TMPO, dan VIVA Langsung Ceria
-
Dari 'Kargo Gelap' Garuda ke Nakhoda Humpuss: Kembalinya Ari Askhara di Imperium Tommy Soeharto
-
Tanpa Bintang Eropa, Inilah Wajah Baru Timnas Indonesia Era John Herdman di Piala AFF 2026
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
Terkini
-
Era Baru Dunia Medis: Operasi Jarak Jauh Kini Bukan Lagi Sekadar Imajinasi
-
Angka Kematian Bayi Masih Tinggi, Menkes Dorong Program MMS bagi Ibu Hamil
-
Gaya Hidup Sedentari Tingkatkan Risiko Gangguan Muskuloskeletal, Fisioterapi Jadi Kunci Pencegahan
-
Hati-hati saat Banjir! Jangan Biarkan 6 Penyakit Ini Menyerang Keluarga Anda
-
Pankreas, Organ yang Jarang Disapa Tapi Selalu Bekerja Diam-Diam
-
Perawatan Kulit Personal Berbasis Medis, Solusi Praktis di Tengah Rutinitas
-
Implan Gigi Jadi Solusi Modern Atasi Masalah Gigi Hilang, Ini Penjelasan Ahli
-
Apa Beda Super Flu dengan Flu Biasa? Penyakitnya Sudah Ada di Indonesia
-
5 Obat Sakit Lutut Terbaik untuk Usia di Atas 50 Tahun, Harga Mulai Rp 13 Ribu
-
Kalimantan Utara Mulai Vaksinasi Dengue Massal, Kenapa Anak Jadi Sasaran Utama?