Suara.com - Seorang perempuan belum lama ini curhat bahwa menstrual cup yang ia gunakan terjebak di dalam vagina dan tidak bisa keluar selama tujuh bulan.
Hal itu membuat berhubungan seks menjadi pengalaman yang menyakitkan. Dilansir dari The Sun, Nicole Cliffe, dari Utah, mengatakan dia "ingin mati" karena menstrual cup yang tersangkut membuatnya merasa sangat tidak sehat.
Penulis yang bercita-cita tinggi itu mengklaim bahwa dokter berulang kali “menertawakannya”, menunjukkan bahwa tidak mungkin menstrual cup melewati leher rahim dan masuk ke dalam rahim.
Serviks terlalu sempit untuk ditembus. Ini melebar selama persalinan agar bayi keluar, sedikit selama periode dan bergerak saat berhubungan seks untuk memungkinkan vagina memanjang.
Namun, karena letak serviks yang bervariasi dan seberapa dalam di dalam vagina serviks, ukuran menstrual cup yang berbeda dibuat.
Nicole mengatakan dalam sebuah posting Instagram pada 5 Agustus: “Piala Diva ini ada di *rahim* saya (bukan vagina saya) selama minimal tujuh bulan.
“Saya sudah merasa kasar pada bulan Desember/Jan tetapi Januari saya merasakannya saat menstruasi karena leher rahim saya rendah/lunak/terbuka.
"Saya hanya bisa memasukkan kelingking melalui leher rahim saya dan merasakannya dan tahu itu hanya bisa ini."
Nicole tampaknya tidak tahu kapan atau bagaimana cangkir menstruasi masuk ke rahimnya, yang berarti harus melewati leher rahim.
Baca Juga: Lawan Hoax, Wanita Ini Tekankan Cacar Monyet Tidak Hanya Ditularkan Lewat Seks
“Saya mencoba berjam-jam untuk mengeluarkannya hari itu sebelum Steve menyeret saya, berlumuran darah, ke UGD.Di mana mereka menertawakan saya dan mengatakan bahwa itu tidak mungkin masuk ke dalam rahim saya, saya juga harus mengartikan vagina saya.
“Saya mengatakan bahwa saya telah melahirkan tiga kali pervaginam dan saya tahu perbedaannya. Mereka tertawa lagi.”
Nicole mengatakan seorang perawat "memancing" untuk cup itu agar keluar tetapi tidak melangkah lebih jauh dari vaginanya.
Dia menuntut USG dan dokter mengatakan mereka bisa melihat "fibroid atau kista". Selama tindak lanjut dengan dokter kandungan ginekolog, Nicole mengatakan dia hanya "menertawakan saya".
Setelah itu, Nicole mengatakan dia mendapat ISK berulang dan akan diberi antibiotik, yang membantu beberapa gejala tetapi "jelas itu tidak dapat membersihkan sumber infeksi".
“Saya mengalami pendarahan selama hampir tujuh bulan karena rahim saya berusaha untuk menghilangkannya. Saya bisa mengalami septik kapan saja (itu memakan lemak saya / otot saya / menghasilkan demam konstan yang memberi saya masalah neurologis saya), tetapi itu menjadi keadaan darurat aktif sekitar dua minggu sebelum saya mengeluarkannya, karena bergeser dan disematkan usus besar saya tertutup.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil Hybrid Paling Murah dan Irit, Cocok untuk Pemula
- 7 HP Terbaru di 2026 Spek Premium, Performa Flagship Mulai Rp3 Jutaan
- Bedak Apa yang Bikin Muka Glowing? Ini 7 Rekomendasi Andalannya
- 7 Sepatu Running Adidas dengan Sol Paling Empuk dan Stabil untuk Pelari
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
Pilihan
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
-
Liburan Keluarga Berakhir Pilu, Bocah Indonesia Ditabrak Mati di Singapura
-
Viral Oknum Paspampres Diduga Aniaya Driver Ojol di Jakbar, Dipicu Salah Titik dan Kata 'Monyet'
-
Hasil Rapat DPR: Pasien PBI BPJS Tetap Dilayani, Pemerintah Tanggung Biaya Selama 3 Bulan
-
OJK Bongkar Skandal Manipulasi Saham, PIPA dan REAL Dijatuhi Sanksi Berat
Terkini
-
Perubahan Iklim Bikin Nyamuk DBD Makin Ganas, Dokter: Kini Bisa Berulang 2 Tahunan
-
Mengenal Ultra Low Contrast PCI, Pendekatan Tindakan Jantung yang Lebih Ramah Ginjal
-
Bukan Sekadar Timbangan: Mengapa Obesitas Resmi Jadi Penyakit Kronis di 2026?
-
Bayi Sering Gumoh? Umumnya Normal, Tapi Wajib Kenali Tanda Bahaya GERD
-
Melawan Angka Kematian Kanker yang Tinggi: Solusi Lokal untuk Akses Terapi yang Merata
-
Atasi Batuk Ringan hingga Napas Tidak Nyaman, Pendekatan Nutrisi Alami Kian Dipilih
-
Jangan Abaikan Kelainan Refraksi, Deteksi Dini Menentukan Masa Depan Generasi
-
Toko Sociolla Pertama di Sorong, Lengkapi Kebutuhan Kecantikan di Indonesia Timur
-
Awali 2026, Lilla Perkuat Peran sebagai Trusted Mom's Companion
-
Era Baru Kesehatan Mata: Solusi Tepat Mulai dari Ruang Dokter Hingga Mendapatkan Kacamata Baru