Suara.com - Pertumbuhan janin dalam perut ibu terjadi begitu cepat setiap minggu. Setelah membahas kondisi janin sejak usia 1 sampai 7 minggu pada dua artikel kemarin, kali ini akan dibahas wujud janin ketika sudah berusia 8-9 minggu.
Dokter Jeffry Kristiawan melalui kanal YouTube Tanyakan Dokter menjabarkan secara detail setiap pertumbuhan yang terjadi pada bayi selama di dalam rahim saat usia dua bulan berikut.
Usia 8 Minggu
Memasuku bulan kedua kehamilan, kondisi janin semakin besar dengan ukuran sekitar 2 sampai 3 cm. Bentuknya tidak lagi seperti huruf c, melainkan lebih lurus. Bentuk wajah sudah mulai terlihat ditandai dengan adanya kelopak mata, pangkal hidung, juga mulai terbentuk telinga, pipi, dan bibir.
Tulang lengan dan kaki juga sudah semakin panjang. Ketika di USG, janin terlihat seperti berenang di dalam rahim.
"Saat usia 8 minggu ini sudah sangat jelas kehamilannya kalau hamil atau enggak. Kalau belum (terlihat saat USG) kemungkinan hamil kosong atau hamil di luar rahim, makanya nggak kelihatan," kata dokter Jeffry.
Di usia 8 minggu ini, rahim ibu juga sudah semakin besar. Ibu sudah mulai merasakan nyeri di perut bagian bawah kemudian pinggul terasa kurang nyaman. Apabila terlalu lelah berdiri atau berjalan jauh, ibu menjadi tidak enak badan. Mual muntah juga semakin dirasakan, bahkan disebut sebagai puncaknya karena hormon sudah semakin naik.
Saat usia hamil ini juga perlu diwaspadai adanya tanda-tanda bahaya keguguran karena masih rentan. Biasanya tandanya perut mulas dan keluar darah.
Oleh sebab itu, ibu tetap harus minum vitamin minimal selama 3 bulan pertama usia kehamilan untuk mencegah cacat janin dan mencegah ibu kurang darah.
Baca Juga: Ini yang Terjadi pada Janin Saat Masih Berusia 1-5 Minggu Dalam Kandungan
Ibu juga harus hati-hati terhadap gejala mual muntah. Mungkin sebagian ibu ada yang tidak mengalami mual berlebihan, tapi ada juga yang bisa mengalami mual mujtah hingga lemas dan tidak nafsu makan. Bila sudah seperti itu, disarankan ibu konsultasi kepada dokter.
Usia 9 Minggu
Usia kehamilan 9 minggu ditandai dengan ukuran janin sudah sekitar 3 sampai 4 cm kalau diukur dengan pemeriksaan USG.
Struktur wajah, seperti kelopak, pipi, hidung sudah semakin terbentuk dengan lebih baik. Bila dilihat dari samping juga wajahnya sudah mulai terlihat. Bayi semakin aktif meski bentuknya masih kecil, sehingga ibu belum bisa merasakan gerakannya.
Pada kondisi ini juga akar rambut sudah mulai terbentuk, tapi belum tumbuh rambut karena masih berupa folikel. Bayi juga mulai cegukan, tapi masih jarang terjadi.
Ukuran rahim sudah membesar dua kali lipat dari biasanya, kalau diibaratkan sekitar ukuran bola tenis. Perut ibu sudah semakin kencang di bagian bawah.
Berita Terkait
Terpopuler
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 5 HP Realme RAM 12 GB dan Kamera Jernih Paling Murah Mulai Rp2 Jutaan
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
Pilihan
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
Terkini
-
Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern
-
Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian
-
Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI
-
Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien
-
Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia
-
Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif
-
Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19
-
Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?
-
Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai
-
Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien