Suara.com - Kehamilan yang normal terjadi selama maksimal 40 minggu atau sekitar 9 bulan. Hitungan minggu memang lebih sering digunakan oleh dokter atau bidan saat lakukan pemeriksaan kehamilan. Hal itu bukan tanpa alasan.
"Karena setiap minggu itu pasti ada perkembangan yang terjadi, baik itu perkembangan janin maupun yang terjadi pada ibu. Maka kita berpatokan usia kehamilan minggu bukan bulan. Secara medis pakai hitungan minggu lebih diutamakan," jelas dokter Jeffry Kristiawan pada kanal YouTube Tanyakan Dokter.
Setiap minggu janin selalu tumbuh. Di bawah ini dijelaskan bagaimana pertumbuhan bayi selama 5 minggu pertama dalam kandungan ibu.
1. Usia 1-3 minggu pertama
Sebenarnya tidak banyak yang diketahui tentang pertumbuhan saat 1 sampai 3 minggu pertama. Setelah adanya hubungan intim, pembuahan sel sperma menemui sel telur bisa berlangsung sekitar 3 sampai 4 hari atau bahkan lebih lama, tergantung dari kualitas sel sperma dan ketersediaan sel telur.
Pada kondisi ini, ketika sudah terjadi pembuahan, hanya ada satu sel sperma yang bisa membuahi satu sel telur, kecuali kalau terjadi pembuahan kembar.
Setelah itu bakal janin itu akan membelah atau disebut juga zigot dan berkembang jadi embrio yang ukurannyaasih sangat kecil.
Itu sebabnya, selama usia janin baru 1 sampai 3 minggu tidak banyak hal yang terjadi. Ibu juga mungkin belum sadar kalau sedang hamil.
Setelah terjadi pembuahan di saluran tuba, kemudian bakal janin akan dibawa ke rahim agar bisa menempel di dinding rahim.
Baca Juga: Ibu Hamil di Sumut Dicangkul Begal hingga Teriak Minta Tolong, Polisi: Pelaku Masih Dalam Pengejaran
Tanda kehamilan yang dirasakan biasanya baru nyeri perut bagian bawah, seperti saat ingin menstruasi. Selain itu juga payudara jadi nyari dan agak membesar. Lantaran gejalanya mirip seperti akan menstruasi, ibu masih mengira kalau akan menstruasi.
2. Minggu ke-4
Masuk usia 4 minggu, janin masih berbentuk bakal janin yang sangat kecil. Tetapi, sudah terjadi penebalan rahim. Selain itu, juga telah ada pembuluh darah baru di rahim dan bakal janin sudah mulai menempel di sana.
Pada saat itu, sebagian ibu mungkin sudah menyadari telah telat menstruasi. Atau juga muncul gejala flek infantasi, di mana muncul bercak darah yang jumlahnya sedikit di luar jadwal mens. Tetapi hanya terjadi 1 sampai 2 hari dan warnanya bisa cokelat atau bahkan pink.
Pada usia 4 minggu ini, ibu sudah bisa tes kehamilan untuk memastikan hamil atau tidak.
3. Minggu ke-5
Pertumbuhan janin mulai terjadi. Seperti pembentukan sistem saraf, otak, sistem pencernaan, pembuluh darah, organ dalam, perlahan mulai terbentuk. Kantung janin, air ketuban, dan ari-ari juga mulai terbentuk. Tetapi memang belum terlihat melalui tes USG.
Pada kondisi ini ibu sebenarnya tidak merasakan hal khusus. Mungkin awal kehamilan gejala itu muncul, tapi tidak terlalu terasa karena hormon kehamilan masih perlahan naiknya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- HP Vivo yang Bagus Seri Apa? Ini Rekomendasi Seri X, V, dan Y Sesuai Kebutuhan
- 4 Rekomendasi Sampo Urang-Aring untuk Menghitamkan dan Menyuburkan Rambut
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien
-
Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia
-
Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif
-
Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19
-
Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?
-
Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai
-
Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien
-
Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi
-
Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan
-
Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!