Suara.com - Perkembangan janin terjadi selama setiap minggu. Itu sebabnya, perhitungan usia kehamilan oleh dokter atau bidan lebih sering dilakukan dalam satuan minggu daripada bulan.
Setelah membahas apa yang terjadi pada janin saat usia 1-5 minggu pada artikel sebelumnya, dokter Jeffry Kristiawan pada kanal YouTube Tanyakan Dokter kali ini akan menjabarkan pertumbuhan janin diusia 6-7 minggu.
"Usia kehamilan 6 minggu janin sudah semakin terlihat kalau di USG. Sudah terlihat titik putih ukurannya kurang lebih 1 cm, bisa kurang dari itu," kata dokter Jeffry.
Organ vital terbentuk pada minggu ke-5 salah satunya yakni, jantung. Pada minggu ke-6 ini jantung sudah berfungsi memompa darah ke tubuh janin yang masih kecil tersebut.
Saat diperiksa dengan USG pun detak jantung mulai terdengar, meskipun masih agak samar.
"Mungkin beberapa ada yang baru kelihatan usia 8 minggu. Memang bervariasi, tapi kalau secara perjalanan udah mulai memompa jantung yang menandakan kalau janin itu hidup," ujar dokter Jeffry.
Berikut penjelasan lebih rinci mengenai kondisi janin saat usia 6 dan 7 minggu:
1. Usia 6 Minggu
Bentuk janin masih sangat kecil, diibaratkan seperti kacang mete. Kemudian sudah mulai terbentuk bakal tangan dan bakal kaki yang masih sangat kecil.
Baca Juga: 4 Jenis Buah yang Dilarang untuk Ibu Hamil karena Dinilai Berbahaya
Selain itu, sistem saraf juga mulai terbentuk yang ditandai dengan tulang belakangnya mulai terluhat. Sehingga tubuh janin terlihat agak melengkung. Sejumlah ibu juga kemungkinan sudah alami tanda kehamilam pada usia 6 minggu ini. Seperti, mual-mual yang disebabkan karena peningkatan hormon, terutama di pagi.
Akibat terjadinya peningkatan hormon progesteron juga menyebabkan ibu jadi sering pegal terutama bagian punggung dan pinggang juga kaki. Juga sering merasa pegal dan mudah sakit kepala.
Peningkatan hormon progesteron juga menyebabkan pergerakan usus jadi lambat. Mungkin beberapa ibu hamil juga ada yang mengalami sembelit.
Konsumsi asam folat saat itu masih penting dilakukan karena pertumbuhan oegan vital dan syaratmf masih berlangsung. Tujuannya, untuk mencegah kondisi cacat janin saat lahir.
2. Usia ke-7 Minggu
Masuk usia 7 minggu, secara umum janin sudah semakin besar, ukuran bisa 1 sampai 2 cm. Bentuknya masih melengkung dan bakal lengan sudah semakin panjang , dapat terlihat lebih jelas saat tes USG. Pada kondisi ini ukuran kepala janin juga sudah semakin besar, sepertiga dari ukuran badannya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Tragedi di Stasiun Bekasi Timur: 3 Penumpang KRL Tewas dan 38 Korban Luka-luka Dilarikan ke 4 RS
-
KAI Fokus Evakuasi dan Normalisasi Jalur Pasca KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL di Bekasi Timur
-
Tabrakan Hebat di Stasiun Bekasi Timur: KRL vs Argo Bromo Anggrek, Jeritan Penumpang Pecah!
-
Rekam Jejak Jenderal Dudung Abdurachman: Dari Pencopot Baliho Kini Jadi Tangan Kanan Presiden
-
Reshuffle Kabinet: Qodari Geser dari KSP ke Bakom, Dudung Ambil Alih Peran Strategis di Istana
Terkini
-
Konsultasi Kesehatan Pakai AI? Waspada Halusinasi Medis yang Berbahaya
-
Menyeimbangkan Karier dan Anak, Daycare Berkualitas Jadi Kunci Dukungan untuk Ibu Bekerja
-
Tidak Perlu Keluar Rumah, Pesan Obat di Apotek K-24 Kini Bisa Lewat BRImo
-
Diskon 20 Persen Medical Check-Up di RS Siloam: Tanpa Batas Maksimal untuk Nasabah BRI!
-
Raditya Dika Pilih Repot di Depan: Strategi Cegah Dengue demi Jaga Produktivitas
-
Sering Dibilang Overthinking? Ternyata Insting Ibu adalah Deteksi Medis Paling Akurat untuk Anak
-
Jangan Panik, Ini Cara Bijak Kelola Benjolan di Tubuh dengan Pendekatan Alami yang Holistik
-
Biaya Vaksin HPV dan Waktu Terbaik Vaksinasi untuk Cegah Kanker Serviks
-
Gejala Virus HPV pada Pria dan Wanita, Waspadai Kutil Kelamin
-
Gaya Hidup Modern Picu Risiko Penyakit Kronis, Dokter Tekankan Pentingnya Monitoring Berkala