Suara.com - Tanya seksolog kali ini membahas keamanan dan risiko melakukan seks oral alias oral seks saat menstruasi. Apakah ada bahayanya?
Hasrat seksual nyatanya dapat muncul kapan saja, bahkan saat wanita sedang menstruasi. Dalam hal ini biasanya para wanita akan mengalami kesulitan untuk menyalurkan hasrat seksualnya.
Meski sebenarnya melakukan hubungan seksual saat menstruasi diperbolehkan. Namun, beberapa orang masih ragu dan takut dengan risiko yang muncul. Sementara itu, cara lain untuk menyalurkan hasrat seksual saat sedang menstruasi yaitu dengan seks oral.
Seksolog dan Ahli Hubungan, Dr. Jessica O’Reilly, PhD mengatakan, biasanya orang-orang yang sedang menstruasi memilih seks oral dibandingkan melalui penetrasi. Menurut Jess, meminta pasangan untuk melakukan seks oral saat menstruasi memang akan sedikit malu untuk dilakukan. Namun, hal tersebut sebenarnya bukanlah senuah masalah.
Meski demikian, melakukan seks oral saat menstruasi juga memerlukan pengetahuan serta cara khusus yang penting diperhatikan. Lantas apa saja yang harus diketahui untuk melakukan oral seks saat menstruasi? Dikutip dari Women's Health Mag, simak ulasan Tanya Seksolog berikut!
Apakah boleh melakukan seks oral saat menstruasi? Lalu apa manfaatnya?
Melakukan oral seks saat hamil bukanlah masalah. Apalagi, orgasme saat sedang menstruasi juga tidak menimbulkan dampak buruk. Selain itu, ada kemungkinan oral seks akan lebih baik dibandingkan penetrasi. Hal ini akan mencegah munculnya kram dan kembung. Selain itu, seks oral mungkin akan terasa lebih nyaman dibandingkan penetrasi.
Sebuah penelitian menemukan, mastrubasi dapat membantu menghilangkan perasaan tidak nyaman akibat menstruasi. Melakukan hal tersebut juga akan meningkatkan ikatan yang terjalin di antara keduanya.
Apakah ada risiko melakukan oral seks saat menstruasi?
Melakukan oral seks saat menstruasi memiliki risiko kecil adanya penyebaran infeksi menular seksual (IMS) dari darah, seperti sifilis ataupun HIV. Hal ini juga kembali dengan kondisi orang tersebut. Jika keduanya tidak didiagnosis memiliki IMS, kemungkinan penyebaran tersebut akan rendah. Untuk menghindarinua bisa menggunakan bendungan gigi agar lebih aman.
Bagaimana tips aman melakukan seks oral saat sedang menstruasi?
Hal penting untuk mencegah risiko dari seks oral saat menstruasi yaitu dengan memperhatikan beberapa hal. Pertama, gunakan air untuk membantu menghilang darah menstruasi. Air yang mengalir nantinya akan membuat darah juga terbawa sehingga lebih aman untuk melakukannya. Kedua, gunakan menstrual cup, hal itu akan membantu meminimalkan jumlah aliran darah.
Ketiga yaitu gunakan handuk sebagai alas. Itu akan menghindari darah pada lantai atau seprai tempat tidur. Keempat yaitu memastikan posisi yang nyaman. Ketika posisi tidak nyaman itu akan mendorong kram saat melakukan seks oral.
Untuk tips yang terakhir yaitu melakukannya saat aliran darah tidak banyak. Hal ini akan meminimalisir darah yang keluar sedikit saat sedang melakukan seks oral ketika menstruasi.
Berita Terkait
-
Dari Minum Air Hangat ke Empati Nyata: Cara Baru Mendukung Perempuan Saat Menstruasi
-
Bukan Sekadar Datang Bulan, Ini Fakta Penting Menstruasi Remaja yang Sering Disalahpahami
-
Viral! Cowok 18 Tahun Masuk IGD Ngaku Menstruasi, Dokter Ungkap Fakta Pilu di Baliknya
-
Hari Pertama Haid dan Tuntutan Perempuan untuk Tetap Kuat
-
Mood Swing Jelang "Tamu Bulanan" Bikin Capek? Ini Rahasia Biar Tetap Kalem
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?
-
Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial
-
Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?
-
Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?
-
Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia