Suara.com - Ayah Ben Kasyafani, Ashar Budiman meninggal dunia usai alami pendarahan otak yang menyebabkan stroke, hingga mantan mertua Marshanda itu menghembuskan napas terakhirnya pada Selasa, 29 November 2022 malam.
Sebelum alami stroke, menurut Ben, ayahnya sudah didiagnosa gagal ginjal hingga harus cuci darah atau hemodialisa sebanyak tiga kali, tapi kondisinya semakin melemah.
"Terakhir mulai resistensi sama tensi akhirnya stroke, pendarahan di otak," ujar Ben di rumah duka kawasan Bintaro, Tangerang Selatan, Rabu (30/11/2022).
Stroke adalah masalah kesehatan yang terjadi saat asupan darah menuju ke otak terganggu atau sama sekali terhenti, sehingga jaringan otak kekurangan oksigen dan nutrisi. Akibatnya, dalam hitungan menit saja, sel-sel otak mulai mati.
Selain memperbaiki gaya hidup tidak sehat, Ben Kasyafani tampaknya perlu waspada karena risiko sakit stroke semakin besar karena faktor keturunan. Ini karena anggota keluarga berbagi gen, perilaku, gaya hidup dan lingkungan.
Sehingga jika ada riwayat keluarga yang alami stroke, keturunannya seperti Ben perlu waspada dan wajib melakukan langkah pencegahan stroke.
Mengutip situs resmi CDC (Centers for Disease Control and Prevention), faktor genetik berperan pada tekanan darah tinggi, stroke dan kondisi kesehatan lainnya. Apalagi kelainan genetik juga bisa menyebabkan stroke.
Risiko stroke juga akan semakin besar jika sudah ada keturunan, ditambah pola hidup tidak sehat seperti merokok dan mengonsumsi makanan tidak sehat.
Selain itu, riwayat kesehatan keluarga juga jadi catatan penting untuk menelusuri penyakit pada tubuh seseorang dan mencegah penyakit tersebut menyerang, dengan langkah pencegahan.
Baca Juga: Ayahnya Meninggal, Ben Kasyafani Tampak Tegar Temui Pelayat
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua
-
Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan
-
Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif
-
El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?
-
Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?