Suara.com - Berbagai teknologi canggih kini diterapkan berbagai rumah sakit dan layanan kesehatan untuk meminimalisir risiko, dan membuat pasien lebih nyaman. Salah satunya seperti di Brain Spine JIH Kortex.
Brain Spine JIH Kortex menjadi salah satu layanan unggulan RS "JIH" Yogyakarta bekerja sama dengan Kortex Indonesia. Mereka memberikan first class medical services berfokus pada bedah saraf otak dan tulang belakang.
Menggunakan fasilitas teknologi canggih, Brain Spine JIH Kortex juga saja didukung oleh tim dokter ahli bedah saraf dan juga spesialis lain : spesialis jantung, anastesi, rehabilitasi medis, penyakit dalam, dan radiologi.
"Jenis tindakan yang ditangani antara lain adalah Kejepit Saraf Leher (Spondilosis Cervical), Kejepit Saraf Pinggang (Spondilosis Lumbal), Tumor Otak, Wajah Merot Sebelah (Hemifacial Spasm), Nyeri Separuh Wajah, Gigi dan Gusi (Trigeminal Neuralgia), serta tindakan Bedah Saraf lainnya," ujar Direktur Utama PT. Kortex Global Sejahtera, dr. Agus C. Anab, Sp.BS.
Tidak hanya itu, tindakan operasi juga menggunakan teknik microsurgery dengan sayatan 3-4 cm, dan dilengkapi dengan "live surgery", sehingga keluarga pasien bisa melihat jalannya operasi dan berbincang langsung dengan dokter dari kamar operasi.
Dengan full team dan full time system, layanan kesehatan ini bisa diakses 24 jam penuh dari Senin sampai Minggu di lantai 2 RS "JIH" Yogyakarta.
Seperti diketahui, ada berbagai kelainan otak yang dapat disebabkan oleh penyakit, genetika, atau cedera. Masing-masing memiliki risiko, diagnosis, dan pengobatan yang berbeda.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Iran Akui Ayatollah Ali Khamenei Meninggal Dunia, Umumkan Masa Berkabung 40 Hari
-
Iran Bantah Klaim AS dan Israel: Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
Terkini
-
Presisi dan Personalisasi: Arah Baru Perawatan Kanker di Asia Tenggara
-
Lonjakan Kasus Kanker Global, Pencegahan dengan Bahan Alami Kian Dilirik
-
Cara Memilih dan Memakaikan Popok Dewasa untuk Cegah Iritasi pada Lansia
-
5 Fakta Keracunan MBG Cimahi: Pengelola Minta Maaf, Menu Ini Diduga Jadi Penyebab
-
4 Penjelasan Sains Puasa Membantu Tubuh Lebih Sehat: Autofagi, Insulin dan Kecerdasan
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia