Suara.com - Presiden Joko Widodo belum lama ini memang telah mencabut status Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Hal itu dengan pertimbangan situasi pandemi Covid-19 di Indonesia sudah mereda.
Meski demikian, bukan berarti ancaman penyebaran Covid-19 telah berakhir. Organisasi Kesehatan Duni (WHO) juga hingga kini masih belum mencabut status pandemi Covid-19.
Oleh sebab itu, sejumlah pihak mulai dari organisasi masyarakat hingga swasta masih terus berupaya untuk memutus penyebaran virus corona. Salah satunya seperti yang dilakukan oleh RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta dan PT. Kortex Global Sejahtera yang menandatangani berita acara "Hibah satu set alat pemeriksaan RT-PCR Covid-19."
Penandatanganan ini menandai berakhirnya masa perjanjian dan juga kesuksesan RS PKU Muhammadiyah dalam memberikan layanan terpadu pada masa pandemi covid kepada masyarakat Yogyakarta dan sekitarnya.
Sampai dengan masa berakhirnya masa perjanjian, terhitung terdapat 20 ribu sampel PCR yang sudah diperiksa oleh tim laboratorium.
Kerjasama RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta dan PT. Kortex Global Sejahtera dimulai sejak Desember 2020 hingga November 2022 dimana dalam perjanjian tersebut alat-alat berupa satu unit mesin PCR, satu unit BSC (Biological Safety Cabinet), satu unit LAF (Laminor Air Flow), satu unit Cetrifuse, dan kelengkapan lainnya akan dihibahkan oleh PT Kortex Global Sejahtera diakhir masa perjanjian.
"Sepanjang 2 tahun ini kami menjalin hubungan yang baik, lancar, dan alhamdulillah bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Semoga kerjasama antara PKU dan Kortex tidak berhenti sampai disini, dan tetap berkolaborasi dalam inovasi-inovasi layanan yang lain." ujar dr. Agus Anab, Sp. BS selaku Direktur Utama PT. Kortex Global Sejahtera.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
Pilihan
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
-
Mandiri Tunas Finance Terancam Sanksi OJK Buntut Debt Collector Tusuk Advokat
Terkini
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia
-
Membangun Kebiasaan Sehat: Pentingnya Periksa Gigi Rutin bagi Seluruh Anggota Keluarga
-
Susu Kambing Etawa Indonesia Tembus Pameran Internasional: Etawanesia Unjuk Gigi di Expo Taiwan
-
Penanganan Penyintas Kanker Lansia Kini Fokus pada Kualitas Hidup, Bukan Sekadar Usia Panjang
-
Ini Rahasia Tubuh Tetap Bugar dan Kuat Menjalani Ramadan Optimal Tanpa Keluhan Tulang dan Sendi
-
Anak Sekolah Jadi Kelompok Rentan, Pemantauan Aktif Vaksinasi Dengue Diperluas di Palembang
-
Cuma Pakai Dua Jari, Dokter Ungkap Cara Deteksi Sakit Jantung dari Raba Nadi