Suara.com - Legenda Chelsea Gianluca Vialli meninggal dunia di usia 58 tahun setelah berjuang melawan kanker.
Mantan striker dan manajer yang bermain untuk Italia sebanyak 59 kali itu didiagnosis menderita kanker pankreas pada 2017.
Pesepakbola itu diberi izin pada April 2020, tetapi secara tragis diberi tahu bahwa kankernya telah kembali pada 2021 dan pada Desember 2022 ketika dia meninggalkan peran tim nasional Italia untuk fokus pada kesehatannya.
Ibu Gianluca, 87, bergegas menemaninya di rumah sakit London setelah kondisinya dilaporkan memburuk pada akhir Desember.
Kanker pankreas, salah satu bentuk kanker paling mematikan, sangat sulit dikenali karena tidak menimbulkan tanda atau gejala apa pun pada tahap awal.
Pembunuh senyap adalah jenis kanker paling umum kesebelas di Inggris dan penyebab kematian akibat kanker tertinggi keenam.
Penyakit ini menyerang kelenjar besar yang merupakan bagian dari sistem pencernaan - pankreas terletak di belakang lambung dan di bawah hati.
Dilansir dari The Sun, Jeni Jones, seorang perawat spesialis kanker dari badan amal Pancreatic Cancer UK telah menguraikan beberapa gejala yang dapat dengan mudah diabaikan sebagai sesuatu yang kurang serius:
1. Gangguan pencernaan
Baca Juga: Kenali Kanker Pankreas, Bisa Ditandai Perubahan Warna Kencing dan Tinja
Gangguan pencernaan, terkadang disebut mulas, adalah gejala umum kanker pankreas, yang dapat dengan mudah diabaikan atau dianggap sebagai hal lain.
“Sering kali orang mungkin hanya mengambil obat yang dijual bebas untuk gangguan pencernaan yang terus-menerus – itu bukan sesuatu yang secara otomatis akan membuat Anda pergi ke dokter umum,” kata Jeni.
"Tapi ada kalanya hal itu sejalan dengan gejala lain seperti nyeri di perut atau punggung, dan dengan beberapa hal yang mengganggu, yang bisa menunjukkan kanker pankreas."
2. Sakit perut atau punggung
Sekali lagi, banyak dari kita mengalami sakit perut atau punggung dari waktu ke waktu, tetapi keduanya - terutama jika digabungkan - adalah gejala umum dari penyakit tersebut, jelas Jeni.
Sakit perut bisa berupa apa saja, mulai dari sakit tumpul hingga denyut yang melemahkan yang menjalar ke punggung Anda.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
Pilihan
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
Terkini
-
Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!
-
Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?
-
Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial
-
Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?
-
Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?