Suara.com - Hampir 90 persen penyakit berkaitan dengan usus dan kesehatan mikrobioma. Sayangnya lingkungan yang beracun, makanan yang kekurangan nutrisi, dan gaya hidup yang membuat stres, dapat merusak kesehatan usus dan keseimbangan mikrobioma.
Mikrobioma adalah kumpulan dari triliunan mikroba yang mendiami tubuh manusia, seperti bakteri dan virus. Ukurannya sangat kecil, namun bila dijumlahkan, berat dari seluruh mikrobioma ini sekitar 2—3 kg dari berat tubuh manusia.
Bila kesehatan usus buruk dan bakteri jahat mendominasi, dapat menyebabkan penumpukan racun tubuh yang memberikan gejala seperti aroma keringat jadi kurang sedap, tidur tidak nyenyak, mudah lelah dan tidak fokus, perut sering kembung dan BAB tidak lancar, berat badan mudah naik tapi sulit turun, mudah terkena alergi & berjerawat, sering pusing tanpa sebab, daya seksual rendah, dan mens tak teratur.
Kondisi ini dapat memicu terjadinya kegemukan, masalah kesuburan, gangguan suasana hati, fungsi otak , kekebalan tubuh dan penyakit seperti sindrom usus bocor, autoimun, radang sendi, kepikunan, jantung dan kanker.
Beruntungnya kita dapat menjaga kesehatan usus dan meningkatkan bakteri baik dengan mengonsumsi serat yang cukup dan mengonsumsi bahan- bahan penyubur bakteri baik yang disebut prebiotik.
Salah satunya dengan mengonsumsiSynergy BiomeDTX, produk herbal hasil formulasi ilmuwan The Hughes Center For Research and Innovation (HCRI) dari Nature's Sunshine Products- USA. Herbal ini mengandung 17 bahan alam yaitu sebagian besar serat larut alami, serat tak larut, penyubur bakteri baik, prebiotik, antioksidan dan beragam fitronutrien lainnya.
"Minuman herbal ini memiliki tiga fungsi utama yaitu mengeluarkan atau membersihkan racun tubuh, membersihkan atau menyehatkan pencernaan serta menyeimbangkan mikrobioma. Oleh karena itu, ini dapat memberikan manfaat menyehatkan pencernaan dan usus, membersihkan racun tubuh dan menyeimbangkan bakteri baik didalam tubuh, menurunkan gula darah dan kolesterol, melancarkan buang air besar dan menjaga berat badan ideal" kata konsultan produk Synergy, dr Vania Ibrahim seperti dalam keterangannya, baru-baru ini.
Vania menjelaskan, serat larutnya yang diperoleh dari plantago ovata, serat buah apel, flaxseed dan beragam sayur dan buah lainnya, akan menyerap air dan membentuk semacam gel dalam usus.
Gel inilah yang kemudian memperlambat pengosongan lambung, sehingga Anda kenyang lebih lama dan nafsu makan berkurang. Gel ini juga yang dapat memperlambat penyerapan gula ke dalam aliran darah.
Baca Juga: Meminum Teh Dapat Membantu Melancarkan Pencernaan
Sehingga kadar gula darah akan rendah yang diikuti dengan kadar insulin yang rendah juga. Artinya, tubuh cenderung tidak akan menyimpan lemak. Serat ini juga dapat menurunkan kolesterol, dan membantu memberi makan bakteri baik dalam usus sehingga makin menyehatkan sistem pencernaan tubuh.
Sementara serat tak larutnya, akan melancarkan buang air besar, prebiotik kuatnya dari fruktooligosakarida, buah apel, bit dan sayuran atau buah lainnya akan menyuburkan bakteri baik di usus, antioksidannya dari ekstrak biji anggur yang banyak mengandung OPC, daun teh hijau dan kunyit dengan kurkuminnya akan membantu mengatasi peradangan dan menyehatkan kulit.
"Minum ini perut jadi cepat kenyang dan buang air besar enak dan lancar, badan terasa enteng dan berat badanpun jadi seimbang. Makin sehat, langsing dan kulitpun sehat" terang beberapa konsumen yang sudah mencoba produk ini duluan yang ditemui saat acara berlangsung.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Jalan Rusak Parah, Warga Kulon Progo Pasang Spanduk Protes: 'Ini Jalan atau Cobaan?'
- 5 Mobil Bekas 80 Jutaan dengan Pajak Murah, Irit dan Nyaman untuk Harian
Pilihan
-
10 Sneakers Putih Ikonik untuk Gaya Kasual yang Tak Pernah Ketinggalan Zaman, Wajib Punya
-
Bursa Saham Indonesia Tidak Siap? BEI Klarifikasi Masalah Data yang Diminta MSCI
-
Menperin Pastikan Industri Susu Nasional Kecipratan Proyek MBG
-
MSCI Melihat 'Bandit' di Pasar Saham RI?
-
Harga Emas di Palembang Nyaris Rp17 Juta per Suku, Warga Menunda Membeli
Terkini
-
Super Flu: Ancaman Baru yang Perlu Diwaspadai
-
3D Echocardiography: Teknologi Kunci untuk Diagnosis dan Penanganan Penyakit Jantung Bawaan
-
Diam-Diam Menggerogoti Penglihatan: Saat Penyakit Mata Datang Tanpa Gejala di Era Layar Digital
-
Virus Nipah Sudah Menyebar di Sejumlah Negara Asia, Belum Ada Obatnya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Punya Layanan Bedah Robotik Bertaraf Internasional
-
Hari Gizi Nasional: Mengingat Kembali Fondasi Kecil untuk Masa Depan Anak
-
Cara Kerja Gas Tawa (Nitrous Oxide) yang Ada Pada Whip Pink
-
Ibu Tenang, ASI Lancar: Kunci Menyusui Nyaman Sejak Hari Pertama
-
Kisah Desa Cibatok 1 Turunkan Stunting hingga 2,46%, Ibu Kurang Energi Bisa Lahirkan Bayi Normal
-
Waspada Penurunan Kognitif! Kenali Neumentix, 'Nootropik Alami' yang Dukung Memori Anda