Suara.com - Proses kehamilan menjadi hal yang sangat dinanti bagi para calon ibu. Biasanya, banyak hal yang dipersiapkan untuk menyambut buah hati, termasuk menjaga kesehatan.
Namun, terkadang ada beberapa kasus yang berakhir menyebabkan kehamilan tersebut bermasalah. Salah satu masalah yang sering terjadi yaitu hamil anggur.
Dokter Spesialis Kebidanan dan Kandungan, dr. Boy Abidin, SpOG(K) mengatakan, kondisi hamil anggur sendiri merupakan kehamilan di mana sang ibu terlihat layaknya hamil biasa. Namun, ketika melakukan USG, pembesaran pada perutnya itu terjadi karena gelembung di dalam perut. Padahal, ibu tersebut juga alami berbagai gejala seperti ibu hamil biasanya.
“Jadi hamil anggur itu sebuah proses kehamilan yg di mana testpack-nya tetep positif, mual, muntah, ada rahim dan perut membesar, tapi saat dilihat secara USG itu ternyata hanya gelembung-gelembung seperti anggur,” ucap dr. Boy saat diwawancarai di acara Konferensi Pers Peluncuran Anmum Lite, Kamis (9/3/2023).
Berdasarkan keterangan dr. Boy, kondisi ini terjadi karena saat proses pembuahan, itu tidak berkembang menjadi janin, melainkan plasenta.
“Jadi saat proses pembuahan terjadi yang harusnya berkembang menjadi janin tapi dia tidak berkembang menjadi janin, tapi yg menjadi plasenta menjadi dominan,” jelasnya.
Penyebab hamil anggur hingga saat ini belum diketahui. Namun, wanita yang mengalami hamil anggur tersebut bisa terdeteksi, bahkan sejak awal trimester pertama. Biasanya, janin tidak terdeteksi adanya janin ataupun detak jantungnya.
“Tapi kenapa bisa terjadi kita belum tahu . Tapi hamil anggur itu bisa terdeteksi dari awal pada trimester satu bisa dilihat menggunakan USG. Itu tidak terdeteksi janin, detak jantung, tapi hanya terlihat gelembung-gelembung saja,” ujar dr. Boy.
Tanda hamil anggur
Baca Juga: Dear Pasutri, Begini Cara Seks Aman Agar Tidak Hamil
Para ibu yang mengalami hamil anggur ini juga bisa dilihat dari tanda-tandanya. Umumnya, ibu yang mengalami hamil anggur akan terlihat kalau kandungannya lebih besar dari usia normalnya. Misalnya, mereka yang hamil 3 bulan bisa terlihat seperti sudah mengandung 6 bulan.
Selain itu, hamil anggur juga bisa membuat wanita mulai hebat. Hal ini karena hormonnya lebih tinggi dari kehamilan umum.
“Tandanya itu kehamilannya lebih besar dari umur kehamilannya. Misalnya hamil 3 bulan tapi kayak 6 bulan. Kemudian itu mual muntahnya lebih hebat karena hormonnya lebih tinggi dari kehamilan yang lebih umum,” pungkas dr. Boy.
Berita Terkait
Terpopuler
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 5 Rekomendasi Smartwatch yang Bisa Balas WhatsApp, Mulai Rp400 Ribuan
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
Pilihan
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
-
Sesaat Lagi! Ini Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Bulgaria
-
Melihat 3 Pemain yang Bakal Jadi Senjata Utama Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria
-
Profil Sertu Farizal Rhomadhon, Prajurit TNI asal Kulon Progo yang Gugur di Lebanon
Terkini
-
Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat
-
Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem
-
Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil
-
Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya
-
2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik
-
Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien
-
Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards
-
Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi
-
Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan
-
Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit