Suara.com - Tasya Kamila belum lama ini melahirkan anak keduanya secara operasi sesar. Setelah hampir 3 bulan pasca melahirkan, luka operasi mantan penyanyi cilik itu ternyata kembali sobek.
Tasya Kamila membagikan momen tersebut dengan menunjukan noda bekas robekan yang mengeluarkan nanah berwarna kekuningan pada baju putihnya.
"Jadi itu adalah rembesan nanah karena jahitan sesar aku SOBEK! Dan ini yang kedua kalinya ya Allah," tulis Tasya lewat Instagram story pribadinya, dikutip Senin (20/3/2023).
Istri Randi Bachtiar itu merasa kehamilan anak keduanya kali ini lebih banyak terjadi masalah kesehatan yang harus dihadapinya. Tasya pun sampai harus menjahit ulang luka sesar tersebut.
"Banyak bgt emg cobaan lahiran kali ini.. dari mulai gagal eracs, mastitis, sampe jahitan sesar sobek bisa2nya lagii 2x sobek!! Besok akhirnya dijait ulang, miga kali ini becus deh jaitannya, bismillah & wish me luckkk," doa Tasya.
Dalam dunia medis, luka jahitan operasi yang terbuka disebut C-section dehiscence. Umumnya, luka operasi akan kering dan pulih seiring berjalannya waktu.
Pada kasus yang sangat jarang terjadi, luka bekas jahitan caesar bisa terbuka karena terlalu banyak tekanan pada area tersebut, sebagaimana dikutip dari Hello Sehat.
Luka sesar kembali terbuka sebenarnya jarang terjadi. Tetapi, berdasarkan penelitian dari Journal of Medical Ultrasound, terdapat berbagai faktor yang meningkatkan risiko bekas jahitan jadi terbuka, yaitu:
- Memiliki penyakit diabetes
- Menjalani operasi caesar secara darurat
- Terjadi infeksi pada luka sayatan
- Teknik jahitan kurang tepat
- Penumpukan darah di luar pembuluh darah (hematoma)
- Melahirkan normal setelah melahirkan caesar (vaginal birth after caesarean atau VBAC)
- Ibu mengalami obesitas dengan IMT di atas 30
Adapun ciri-ciri luka bekas jahitan sesar terbuka dan mengalami infeksi di antaranya:
Baca Juga: Mengaku Bukan Gay, Lionel Lee Ternyata Tak Pernah Minta Millen Cyrus Operasi Kelamin
- Nyeri perut yang parah
- Rasa nyeri tiba-tiba di bekas luka jahitan
- Pendarahan vagina yang tidak biasa
- Demam lebih dari 37,7 derajat Celsius
- Kemerahan dan bengkak pada area jahitan
- Keputihan berbau busuk
- Tercium aroma menyengat dari luka jahitan
- Ada nanah pada luka jahitan
- Nyeri saat buang air kecil
- Sakit pada area payudara
Berita Terkait
Terpopuler
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
- Beredar 24 Nama Terseret Kasus BGN, Kuasa Hukum Sony Sonjaya: Nama Itu Sudah Diserahkan ke Penyidik
Pilihan
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
Terkini
-
Anak Sering Ruam atau Diare Setelah Minum Susu? Bisa Jadi Tanda Alergi Susu Sapi
-
Metoo Hadirkan Senyum di Tengah Mobilitas Jakarta lewat Aktivasi Interaktif di CSW
-
Dorong Pola Makan Seimbang, Konsumsi Buah dan Sayur Masih Jadi Tantangan di Indonesia
-
Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut
-
Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?
-
Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?
-
Ancaman Tak Terlihat bagi Lingkungan Perairan: Residu Antidepresan Meningkat di Sungai
-
Layanan Ortopedi Dalam Negeri Kian Dekat dengan Standar Internasional
-
Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Kian Maju, Perlindungan terhadap HPV Jadi Fokus
-
Mikroplastik Ada di Makanan, Minuman, hingga Udara: Seberapa Besar Risikonya bagi Kesehatan?