Suara.com - Hari Kesehatan Mental Sedunia atau World Mental Health Day 2023 akan diperingati pada 10 Oktober mendatang. Stres jadi masalah kesehatan jiwa yang sering dialami, tapi sangat sedikit yang tahu cara mengatasinya. Memang seperti apa?
Dijelaskan Founder Stress Management Indonesia, Coach Pris berawal dari stres bisa berisiko alami gangguan kesehatan mental yang berdampak pada infeksi penyakit fisik karena kekebalan tubuh menurun.
“Bila kamu tidak menjaga kesehatan mental dengan cara yang tepat, kamu akan menumpuk beban pikiran, mempercepat burnout, dan menambah beberapa masalah mental dan finansial. Maka dari itu, bila kondisi fisik dan mental kamu prima, kamu juga bisa menjaga dan mengelola keuanganmu dengan baik," ujar Coach Pris melalui keterangan yang diterima Suara.com, Kamis (5/10/2023).
Berikut ini cara mengatasi stres yang terjadi terus menerus, dan mencegah gangguan kesehatan mental yang bisa dilakukan.
1. Terapkan Gaya Hidup Sehat
Memulai untuk menjaga kesehatan mental dengan merawat diri sebaik mungkin adalah kunci utama. Pastikan juga cukup tidur, makan makanan yang bergizi, dan minum air sesuai kebutuhan minimal 2 liter sehari.
Selain itu, olahraga juga bisa bantu lebih bugar dan fokus untuk menghadapi aktivitas lainnya. Sehingga dengan menjaga diri lebih baik, pikiran jadi lebih tenang. Selain itu, tubuh kamu juga akan terasa lebih segar.
2. Tetap Bersosialisasi
Tidak harus kok menghadapi dan melakukan semua hal sendirian. Jadi jika merasa beban emosi sudah menumpuk, atau kelelahan akibat overthinking, bisa kok bercerita dan bersosialisasi dengan orang-orang terdekat.
Baca Juga: Mahasiswi UMY Diduga Bunuh Diri Lompat dari Lantai 4, Pihak Kampus Telusuri Penyebabnya
Bantuan dan pengertian dari orang-orang yang dipercaya sangat berarti untuk kesehatan mental. Selain itu, bisa juga menumbuhkan rasa bersyukur yang lebih dalam. Ditambah dengan bersyukur, orang tersebut bakal bisa lebih menikmati dan menghayati hidup.
2. Lakukan Mindfulness dengan Menulis
Mempraktikan mindfulness akan sangat membantu, salah satu triknya bisa mencoba menulis atau journaling untuk mendokumentasikan hal-hal yang membuat hidup lebih bermakna.
Selain itu, journaling juga bisa bantu mengevaluasi perasaan dan pikiran sehingga terhindar dari overthinking, yang bisa memicu burnout. Bahkan journaling juga bisa bantu meningkatkan kualitas menulis loh.
3. Hindari dan Kurangi Penyebab Stres
Sangat penting untuk mengurangi penyebab stress dan overthinking jika ingin menenangkan pikiran. Tapi bila merasa lelah dengan hidup, pekerjaan, dan urusan lainnya, bisa kok beristirahat sejenak.
Berita Terkait
-
Siapa Mahasiswa UMY Bunuh Diri dari Lantai 4 Asrama? Sosoknya Sempat Minum Obat 20 Butir
-
7 Fakta Mahasiswi UMY Diduga Bunuh Diri Lompat dari Lantai 4, Tenggak Obat Bodrex hingga Berteriak-teriak Histeris
-
Mahasiswi UMY Diduga Bunuh Diri di Bantul, sempat Bahas soal Peluang Mati Tidaknya Seseorang jika Lompat dari Lantai 4
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
Krisis Senyap Pascabencana: Ribuan Pasien Diabetes di Aceh dan Sumut Terancam Kehilangan Insulin
-
Fakta Super Flu Ditemukan di Indonesia, Apa Bedanya dengan Flu Biasa?
-
Soroti Isu Perempuan hingga Diskriminasi, IHDC buat Kajian Soroti Partisipasi Kesehatan Indonesia
-
Mengapa Layanan Wellness dan Preventif Jadi Kunci Hidup Sehat di 2026
-
Ancaman Kuman dari Botol Susu dan Peralatan Makan Bayi yang Sering Diabaikan
-
Terlalu Sibuk Kerja Hingga Lupa Kesehatan? Ini Isu 'Tak Terlihat' Pria Produktif yang Berbahaya
-
Lebih dari Separuh Anak Terdampak Gempa Poso Alami Kecemasan, Ini Pentingnya Dukungan Psikososial
-
Pakar Ungkap Cara Memilih Popok Bayi yang Sesuai dengan Fase Pertumbuhannya
-
Waspada Super Flu Subclade K, Siapa Kelompok Paling Rentan? Ini Kata Ahli
-
Asam Urat Bisa Datang Diam-Diam, Ini Manfaat Susu Kambing Etawa untuk Pencegahan