Suara.com - Pepaya merupakan salah satu buah yang mudah ditemui di Indonesia. Buah yang memiliki tekstur empuk dan rasa manis ini menjad andalan untuk melancarkan pencernaan. Namun pernahkah Anda memakan biji pepaya?
Berukuran kecil dan berwarna hitam, biji pepaya terletak di bagian tengah buah. Sering dibuang begitu saja, sebenarnya biji pepaya menawarkan beberapa manfaat kesehatan bila dikonsumsi dengan benar.
Untuk mengonsumsi biji pepaya, Anda bisa menelannya langsung atau mengeringkannya dahulu lalu menggilingnya menjadi bubuk. Setelahnya, Anda bisa menaburkan bubuk tersebut pada salad, smoothie atau hidangan lainnya.
Lantas apa saja manfaat makan biji pepaya? Berikut dirangkum dari laman NDTV.
1. Mencegah sembelit
Biji pepaya mengandung enzim papain yang membantu memperlancar pencernaan. Sehingga mampu mencegah masalah pencernaan seperti kembung, sembelit, dan gangguan pencernaan lain.
2. Kaya antioksidan dan bersifat antiinflamasi
Kehadiran senyawa flavonoid dan fenolik dalam biji pepaya membantu mengurangi peradangan dan meredakan kondisi peradangan seperti arthritis.
3. Meningkatkan sistem kekebalan tubuh
Baca Juga: Biji Buah Pepaya Mengobati Infeksi Usus, Cek 6 Manfaatnya
Biji pepaya kaya akan vitamin C. Vitamin ini meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan membantu produksi kolagen, meningkatkan kesehatan kulit, rambut, dan kuku.
4. Membantu menurunkan berat badan
Karena kandungan seratnya yang tinggi, makan biji pepaya membantu Anda kenyang lebih lama. Sehingga, mengonsumsinya rutin dengan batas wajar bisa membantu menurunkan berat badan.
5. Menjaga kesehatan jantung
Biji pepaya mengandung lemak tak jenuh tunggal dan antioksidan yang menyehatkan jantung, sehingga dapat membantu menurunkan kadar kolesterol LDL dan mencegah risiko penyakit kardiovaskular.
5.
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
Terkini
-
Gaya Hidup Sedentari Tingkatkan Risiko Gangguan Muskuloskeletal, Fisioterapi Jadi Kunci Pencegahan
-
Hati-hati saat Banjir! Jangan Biarkan 6 Penyakit Ini Menyerang Keluarga Anda
-
Pankreas, Organ yang Jarang Disapa Tapi Selalu Bekerja Diam-Diam
-
Perawatan Kulit Personal Berbasis Medis, Solusi Praktis di Tengah Rutinitas
-
Implan Gigi Jadi Solusi Modern Atasi Masalah Gigi Hilang, Ini Penjelasan Ahli
-
Apa Beda Super Flu dengan Flu Biasa? Penyakitnya Sudah Ada di Indonesia
-
5 Obat Sakit Lutut Terbaik untuk Usia di Atas 50 Tahun, Harga Mulai Rp 13 Ribu
-
Kalimantan Utara Mulai Vaksinasi Dengue Massal, Kenapa Anak Jadi Sasaran Utama?
-
Kesehatan Anak Dimulai Sejak Dini: Gizi, Anemia, dan Masalah Pencernaan Tak Boleh Diabaikan
-
Krisis Senyap Pascabencana: Ribuan Pasien Diabetes di Aceh dan Sumut Terancam Kehilangan Insulin