Suara.com - Penampilan Mahalini baru-baru ini menjadi sorotan warganet. Pasalnya, penampilan hidungnya dinilai sangat berbeda dari biasanya. Hal ini menuai dugaan kalau Mahalini menjalankan operasi plastik yang membuat hidungnya menjadi lebih mancung.
Perubahan bentuk hidung Mahalini itu lantas mendapat banyak komentar pro dan kontra dari warganet. Beberapa warganet mengatakan, alasan Mahalilin melakukan operasi plastik hidung karena untuk menyembuhkan sinusitis yang dialaminya.
Namun, dari sisi lain, warganet menjelaskan kalau operasi sinusitis tidak harus mengubah bentuk hidung. Oleh sebab itu, Mahalini diduga melakukan operasi plastik karena alasan estetika.
“Dia udah jelasin kok operasi karena ada sinus hidungnya bengkok,” komentar salah seorang warganet dalam unggahan akun Tiktok @nira91_.
“Katanya dia sinus guys makannya harus operasi kalau enggak bisa makin parah,” bela warganet lainnya.
“Adik gua udah sinus hidung bengkok juga gak sampe oplas tuh, ini mah emang dia mau sekalian aja kali,” tulis warganet lain.
“Emangnya operasi sinus sampe harus ngubah bentuk idung ya? Perasaan enggak deh,” sahut akun lainnya.
Terkait sinusitis sendiri memang ada beberapa kondisi yang harus melakukan operasi. Untuk operasinya juga berbeda-beda tergantung jenis sinus yang dialaminya. Mengutip Halodoc, berikut beberapa jenis operasi untuk pengobatan sinusitis.
1. Bedah sinus endoskopi fungsional
Baca Juga: Beda Penampakan Before-After Wajah Sarwendah vs Mahalini usai Operasi Plastik
Ini merupakan operasi yang sering paling sering dilakukan pasien sinusitis. Nantinya operasi ini akan menggunakan alat bernama endoskop untuk menghilangkan jaringan penyumbat sinus. Operasi ini tidak meninggalkan bekas luka parut. Nantinya, operasi agar fungsi sinus menjadi normal kembali.
2. Image-guided surgery
Operasi satu ini menggunakan alat endoskopi dengan bantuan mesin pencitraan CT scan atau magnetic resonance imaging (MRI). Nantinya dokter akan mengangkat bagian yang menyumbat yang dialami pasien. Biasanya, kondisi ini untuk kasus sinusitis cukup parah.
3. Operasi Caldwell-Luc
Operasi satu ini dilakukan jika terjadi pertumbuhan abnormal di dalam rongga sinus. Nantinya akan ada proses pembedahan di rongga hidung dan di bawah mata untuk menghilangkan pertumbuhan jaringan abnormal dan memperbaiki drainase atau aliran sinus. Dengan begitu, aliran sinus dapat keluar sehingga tidak menyumbat pernapasan.
4. Operasi sinuplasti balon
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Tragedi di Stasiun Bekasi Timur: 3 Penumpang KRL Tewas dan 38 Korban Luka-luka Dilarikan ke 4 RS
-
KAI Fokus Evakuasi dan Normalisasi Jalur Pasca KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL di Bekasi Timur
-
Tabrakan Hebat di Stasiun Bekasi Timur: KRL vs Argo Bromo Anggrek, Jeritan Penumpang Pecah!
-
Rekam Jejak Jenderal Dudung Abdurachman: Dari Pencopot Baliho Kini Jadi Tangan Kanan Presiden
-
Reshuffle Kabinet: Qodari Geser dari KSP ke Bakom, Dudung Ambil Alih Peran Strategis di Istana
Terkini
-
Konsultasi Kesehatan Pakai AI? Waspada Halusinasi Medis yang Berbahaya
-
Menyeimbangkan Karier dan Anak, Daycare Berkualitas Jadi Kunci Dukungan untuk Ibu Bekerja
-
Tidak Perlu Keluar Rumah, Pesan Obat di Apotek K-24 Kini Bisa Lewat BRImo
-
Diskon 20 Persen Medical Check-Up di RS Siloam: Tanpa Batas Maksimal untuk Nasabah BRI!
-
Raditya Dika Pilih Repot di Depan: Strategi Cegah Dengue demi Jaga Produktivitas
-
Sering Dibilang Overthinking? Ternyata Insting Ibu adalah Deteksi Medis Paling Akurat untuk Anak
-
Jangan Panik, Ini Cara Bijak Kelola Benjolan di Tubuh dengan Pendekatan Alami yang Holistik
-
Biaya Vaksin HPV dan Waktu Terbaik Vaksinasi untuk Cegah Kanker Serviks
-
Gejala Virus HPV pada Pria dan Wanita, Waspadai Kutil Kelamin
-
Gaya Hidup Modern Picu Risiko Penyakit Kronis, Dokter Tekankan Pentingnya Monitoring Berkala