Suara.com - Beberapa waktu lalu viral sopir taksi menolong temannya seprofesi yang sedang sakit diduga terkena angin duduk.
Video aksi sopir taksi itu beredar di media sosial. Tampak dia sedang memijat sembari membalurkan minyak angin ke beberapa tubuh temannya tersebut. Momen dramatis tersebut direkam seseorang yang sedang berada di bangku penumpang taksi.
Diketahui peristiwa tersebut terjadi saat sopir taksi tersebut dalam proses mengganti ban di pinggir jalan tol Jorr. Tiba-tiba temannya tersebut merasa tidak enak badan.
Sopir taksi itu dengan sigap menolong dengan membalurkan minyak angin sembari memijat beberapa bagian tubuh rekannya itu.
Apa Itu Angin Duduk?
Mengutip laman Siloam Hospital, angin duduk atau angina pectoris merupakan nyeri dada yang terjadi karena gangguan aliran darah ke otot jantung. Hal itu terjadi karena terhambatnya pasokan oksigen ke jantung.
Biasanya, penderita angin duduk dialami oleh orang yang melakukan aktivitas berat, sehingga otot jantung bekerja lebih ekstra. Bisa juga terjadi pada orang yang menderita jantung koroner.
Penyebab Angin Duduk
Penyebab angin duduk bisa karena terjadinya penyempitan pembuluh darah koroner di jantung. Aliran oksigen yang dibawa darah terganggu oleh timbunan lemak atau kolestelor berlebih.
Baca Juga: Diet Kolesterol, 5 Makanan Enak yang Wajib Dikonsumsi dan Dihindari
Orang dengan kondisi berikut ini berpotensi terserang angin duduk:
- Mengidap penyakit diabetes, hipertensi (tekanan darah tinggi), atau kolesterol tinggi
- Mengidap penyakit jantung, seperti gangguan struktur jantung serta pembengkakan jantung
- Kelebihan berat badan atau obesitas
- Jarang berolahraga
- Gaya hidup tidak sehat, seperti mengonsumsi alkohol berlebihan dan merokok
- Berusia di atas 45 tahun
- Olahraga tanpa melakukan pemanasan terlebih dahulu
Ciri-cirinya
Gejala angin duduk bisa dirasakan. Penderita umumnya merasakan nyeri pada bagian dada. Namun, ada ciri-ciri lain yang juga dirasakan seseorang dengan angina pectoris.
- Nyeri pada bagian dada. Biasanya nyeri dada ini memiliki ciri-ciri yang khas, yaitu terasa seperti ditekan atau tertimpa benda berat di bagian dada. Rasa nyeri ini juga disertai rasa terbakar yang menjalar hingga ke lengan kiri, leher, rahang, dan punggung.
- Sesak napas
- Pusing dan mual
- Sebelum terjadi serangan, tubuh mudah merasa lelah
- Pingsan
- Keringat dingin
Apabila sudah merasakan gejala tersebut, disarankan untuk segera istirahat. Atur napas untuk membuat tubuh menjadi lebih rileks. Posisikan tubuh rebahan dengan kepala lebih tinggi.
Demikian penyabab dan gejala angin duduk, semoga bisa membantu.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- HP Vivo yang Bagus Seri Apa? Ini Rekomendasi Seri X, V, dan Y Sesuai Kebutuhan
- 4 Rekomendasi Sampo Urang-Aring untuk Menghitamkan dan Menyuburkan Rambut
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien
-
Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia
-
Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif
-
Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19
-
Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?
-
Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai
-
Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien
-
Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi
-
Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan
-
Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!