Suara.com - Beberapa kabar viral muncul di media sosial belakangan ini. Mulai dari fenomena orang yang mengkonsumsi kucing di Semarang, hingga aksi heroik seorang sopir taksi yang menyelamatkan rekannya dari angin duduk. Sedikit lebih jauh, mari kita bahas apa itu angin duduk yang dikabarkan dapat berakibat fatal jika tak ditangani dengan tepat.
Kondisi angin duduk sering dituding menjadi penyebab kematian mendadak orang-orang yang mengalaminya. Namun demikian pemahaman mengenai kondisi ini tidak banyak diketahui orang secara detail.
Mengenal Apa Itu Angin Duduk
Angin duduk juga dikenal dengan istilah angina. Kondisi ini terjadi karena adanya gangguan pasokan oksigen serta aliran darah ke otot jantung, sehingga memicu nyeri yang dapat mengganggu aktivitas dan bahkan berakibat fatal.
Kondisi ini dapat menyerang siapa saja yang memiliki pola hidup kurang sehat. Pasalnya, pasokan darah dan oksigen yang terhambat dipicu karena penyempitan atau penyumbatan pembuluh darah, sehingga darah dan oksigen yang diperlukan jantung tidak dapat diperoleh dan memicu efek berantai.
Agar Anda lebih waspada, angin duduk sendiri biasanya memberikan tanda-tanda yang cukup jelas. Mulai dari nyeri dada yang menjalar ke lengan kiri, leher, rahang, atau punggung, kemudian perasaan terhimpit di area dada, sesak napas, tubuh menjadi lelah, mual, pusing, gelisah, atau berkeringat berlebihan hingga kehilangan kesadaran.
Jika gejala ini muncul dan terasa semakin mengganggu, sangat disarankan untuk segera mengunjungi dokter untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut dan menghindari risiko lebih buruk dari kondisi tersebut.
Penyelamatan yang Dilakukan Rekan Sopir Lain
Pada video yang viral beredar di media sosial, tampak seorang sopir taksi berseragam biru tengah melakukan pijatan hingga mengosok-gosok leher temannya yang diduga mengalami angin duduk.
Baca Juga: Viral Sopir Taksi Diduga Kena Angin Duduk, Kenali Penyebabnya
Tindakan ini diambil secara spontan karena sopir taksi yang dipijat terlihat sudah lemas dan tidak bergerak. Sopir taksi berkepala botak ini bahkan sampai memeluk temannya karena khawatir nyawanya tak terselamatkan.
Ia terus menerus mengerok dan mengoleskan minyak angin ke sejumlah bagian tubuh rekannya sambil terus memijit. Setelah beberapa saat sopir penyelamat tersebut kemudian memeluk temannya yang tampak sudah membaik, dan mulai bergerak serta bisa berkomunikasi.
Pihak perusahaan taksi sendiri diketahui telah memanggil sopir yang melakukan tindakan mulia tersebut. Apresiasi telah diberikan, dan diharapkan menjadi contoh baik bagi mitra lain untuk menjaga solidaritas dan saling menolong saat berada di jalan raya.
Itu tadi sekilas tentang apa itu angin duduk, kondisi yang sering ‘disalahkan’ atas kejadian fatal yang dialami seseorang secara mendadak tanpa sebab yang jelas. Semoga berguna, dan selamat melanjutkan kegiatan Anda berikutnya!
Kontributor : I Made Rendika Ardian
Berita Terkait
-
Viral Sopir Taksi Diduga Kena Angin Duduk, Kenali Penyebabnya
-
Alat Ekokardiografi Canggih Bisa Perangi Peningkatan Kasus Penyakit Jantung di Indonesia
-
Diet Kolesterol, 5 Makanan Enak yang Wajib Dikonsumsi dan Dihindari
-
Mengenal Lifestyle Medicine, Pengobatan yang Disebut Bisa Atasi Penyakit Jantung Koroner
-
Cek Fakta: Mandi Pada 3 Waktu Ini Menyebabkan Kematian, Benarkah?
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak
-
Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern
-
Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua
-
Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan
-
Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif
-
El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?
-
Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!