Suara.com - Tria vokalis The Changcuters sedang ramai jadi perbincangan warganet usai pingsan saat manggung. Rumornya, Tria pingsan karena serangan jantung. Lantas bagaimana pertolongan pertama serangan jantung? Berikut ini penjelasannya.
Diberitakan Tria pingsan saat membawakan lagu Gila-giilaan dalam acara The Sounds Project pada Sabtu (10/8/2024). Mengenai rumor serangan jantung, grup band The Cangcuters belum klarifikasi. Mereka hanya konfirmasi bahwa kondisi Tria sudah lebih baik.
Terlepas dari benar atau tidaknya mengenai rumor serangan jantung, namun penting bagi kita untuk mengetahui bagaimana pertolongan pertama serangan jantung. Nah untuk mengetahuinya, berikut ini penjelasannya.
1. Menghubungi UGD Terdekat
Ketika Anda mengalami serangan jantung, jangan diam saja. Segeralah menghubungi UGD atau rumah sakit terdekat agar dapat penanganan yang tepat. Oleh karena itu, pastikan untuk menyimpan nomor tlp Rumah Sakit terdekat.
2. Jangan Tidak Panik
Saat cemas atau panik, maka detak jantung pun akan mengalami peningkatan lebih cepat yang mana ini berdampak tidak baik pada jantung. Oleh karena itu, usahakan untuk tidak terlalu panik dan cobalah untuk tenang saat melakukan pertolongan pertama.
3. Melonggarkan Pakaian
Pertolongan pertama yang juga bisa dilakukan saat mengatasi serangan jantung yaitu melonggarkan pakaian. Saat serangan jantung, dada menjadi terasa sesak, sehingga dengan melonggarkan pakaian dapat mengurangi rasa tak nyaman tersebut.
Baca Juga: Tria The Changcuters Pingsan saat Manggung di Ancol, Langsung Dilarikan ke Rumah Sakit
4. Menunggu di Depan Pintu Rumah
Setelah menelepon rumah sakit terdekat dan mengikuti instruksi mereka, langkah selanjutnya jika Anda terkena serangan jantung yaitu menunggu depan rumah. Ini dilakukan agar petugas medis dapat dengan mudah dan cepat menemukan Anda.
Jika Anda menjumpai orang sekitar Anda mengalami serangan jantung, Anda juga bisa melakukan beberapa pertolongan pertama seperti berikut ini:
6. Memanggil Ambulans
Saat orang sekitar Anda mengalami serangan jantung, maka Anda harus segera menelpon ambulans di nomor 119. Pastikan Anda menyampaika dengan jelas posisi Anda dan sampaikan juga bagaimana kondisi pasien.
6. Memberikan RJP (CPR)
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua
-
Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan
-
Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif
-
El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?
-
Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?