Suara.com - Penelitian terbaru dari Arizona State University mengungkapkan bahwa tepung jagung bisa menjadi solusi efektif dalam mengatur kadar kolesterol jahat.
Studi ini menemukan bahwa penggunaan tepung jagung dalam makanan dapat menurunkan kadar kolesterol LDL secara signifikan.
Dilansir dari Hindustan Times pada Rabu (4/9/2024), penelitian ini mengevaluasi tiga jenis tepung jagung: tepung jagung gandum utuh, tepung jagung olahan, dan campuran unik tepung jagung olahan dengan tambahan dedak jagung.
Selama empat minggu, peserta dengan kadar kolesterol tinggi mengonsumsi produk yang mengandung tepung jagung tersebut dalam bentuk roti pita dan muffin.
Hasilnya menunjukkan penurunan kadar LDL atau kolesterol jahat sekitar 5 persen pada sebagian peserta, dengan beberapa lainnya mengalami penurunan sebesar 13 persen. Penurunan ini menunjukkan potensi besar dari tepung jagung dalam membantu mengelola kolesterol.
Dalam penelitian ini, campuran tepung jagung olahan dengan dedak jagung terbukti lebih efektif dibandingkan dengan biji-bijian utuh dan tepung jagung olahan.
Dedak jagung, yang kaya akan serat tak larut, memainkan peran penting dalam meningkatkan kesehatan pencernaan serta membantu pengelolaan kolesterol.
Temuan ini menawarkan alternatif yang lebih lezat dan mudah untuk menggantikan tepung gandum utuh dalam diet.
Dengan hasil yang menjanjikan, tepung jagung dapat menjadi pilihan menarik bagi mereka yang ingin menurunkan kadar kolesterol LDL tanpa perlu mengubah pola makan secara drastis.
Penelitian ini membuka peluang baru bagi konsumen untuk meningkatkan kesehatan jantung dengan cara yang sederhana dan menyenangkan. (Antara)
Berita Terkait
-
Makan 720 Telur dalam Sebulan, Mahasiswa Ini Buktikan Fakta Mengejutkan soal Kolesterol Jahat
-
Tips Terbebas Dari Kolesterol Jahat Agar Tetap Bisa Makan Enak Tiap Nongkrong
-
Kadar Kolesterolmu Tinggi? Segera Batasi 4 Jenis Makanan Ini
-
Kerap Dianggap Nikmat, Ini 8 Alasan Dibalik Larangan Merokok setelah Makan
-
Lamtoro, Si Petai Cina yang Ternyata Kaya Manfaat untuk Jantung
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- Bukan Sekadar Estetika, Revitalisasi Bundaran Air Mancur Palembang Dinilai Keliru Makna
Pilihan
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
-
Akun RHB Sekuritas Milik Wadirut Dijebol, Ada Transaksi Janggal 3,6 Juta Saham BOBA
-
Danantara Janji Bangkitkan Saham Blue Chip BUMN Tahun Ini
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
Terkini
-
Hati-hati saat Banjir! Jangan Biarkan 6 Penyakit Ini Menyerang Keluarga Anda
-
Pankreas, Organ yang Jarang Disapa Tapi Selalu Bekerja Diam-Diam
-
Perawatan Kulit Personal Berbasis Medis, Solusi Praktis di Tengah Rutinitas
-
Implan Gigi Jadi Solusi Modern Atasi Masalah Gigi Hilang, Ini Penjelasan Ahli
-
Apa Beda Super Flu dengan Flu Biasa? Penyakitnya Sudah Ada di Indonesia
-
5 Obat Sakit Lutut Terbaik untuk Usia di Atas 50 Tahun, Harga Mulai Rp 13 Ribu
-
Kalimantan Utara Mulai Vaksinasi Dengue Massal, Kenapa Anak Jadi Sasaran Utama?
-
Kesehatan Anak Dimulai Sejak Dini: Gizi, Anemia, dan Masalah Pencernaan Tak Boleh Diabaikan
-
Krisis Senyap Pascabencana: Ribuan Pasien Diabetes di Aceh dan Sumut Terancam Kehilangan Insulin
-
Fakta Super Flu Ditemukan di Indonesia, Apa Bedanya dengan Flu Biasa?