Suara.com - Tersedak bisa dialami seseorang akibat adanya benda asing, makanan, atau cairan yang menghambat saluran pernapasan di tenggorokan. Kondisi seperti ini bisa berbahaya dan berdampak fatal apabila tidak segera ditangani dengan tepat. Oleh sebab itu, penting untuk mengetahui pertolongan pertama tersedak.
Tak hanya orang dewasa, tersedak juga kerap dialami oleh bayi dan anak-anak. Mereka yang mengalami kondisi ini akan merasakan sesak hingga sulit untuk bernapas. Jika terlalu lama dibiarkan, maka bisa saja mengancam nyawa orang tersebut.
Itu sebabnya, sangat penting untuk mengetahui langkah pertolongan pertama tersendak. Langkah ini bisa dilakukan untuk diri sendiri atau orang lain. Selengkapnya, mari simak ulasan berikut ini.
Pertolongan Pertama Tersedak
Berikut adalah pertolongan pertama saat tersedak yang bisa Anda pelajari. Bisa diterapkan kepada orang dewasa maupun anak-anak yang tersedak.
1. Tetap tenang
Tersedak pada awalnya ditandai dengan munculnya rasa mengganjal di saluran tenggorokan. Kondisi ini menyebabkan orang yang mengalaminya secara refleks akan batuk-batuk hingga kesulitan bernapas.
Saat mendapati orang lain atau diri sendiri tersedak, pertolongan pertama yang tepat yaitu usahakan untuk menenangkan diri dan jangan panik. Bersikap panik hanya akan memperparah kondisi. Selain itu, hindari pula untuk langsung minum air atau menelan paksa makanan yang tersangkut di tenggorokan.
2. Paksakan diri untuk batuk
Baca Juga: 8 Arti Mimpi Tersedak, dari Konflik Batin Hingga Masalah Kesehatan
Cobalah untuk terus memaksa batuk sekuat tenaga. Apabila masih bisa batuk dan berbicara, itu artinya batang tenggorokan tidak tersumbat semua. Kondisi seperti ini tidak terlalu berbahaya, namun rasa mengganjal tetap ada dan pernapasan ikut terganggu.
3. Berikan pukulan di belakang punggung
Berdirilah tepat di belakang orang yang sedang tersedak. Letakkan satu tangan di dadanya, kemudian condongkam tubuhnya ke depan hingga dadanya sejajar dengan lantai. Kemudian, berilah 5 pukulan dengan tumit di antara kedua tulang belikat. Ulangi langka itu hingga benda asing yang menyumbat bisa keluar dari tenggorokan.
4. Lakukan teknik abdominal thrusts
Abdominal thrusts atau Heimlich maneuver merupakan sebuah teknik pemberian hentakan pada perut yang dilakukan dengan langkah menekan area ulu hati dengan kuat untuk mengeluarkan sumbatan benda asing pada saluran tenggorokan. Jika prosedur ini belum berhasil, maka segera bawa orang yang tersedak ke UGD untuk mendapatkan pertolongan medis.
Namun saat penderita kehilangan kesadaran disertai pernapasan atau denyut nadi yang melemah, terapkan metode resusitasi jantung dan paru-paru sampai penderita memperoleh penanganan medis.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
Pilihan
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
Terkini
-
Anak Sering Ruam atau Diare Setelah Minum Susu? Bisa Jadi Tanda Alergi Susu Sapi
-
Metoo Hadirkan Senyum di Tengah Mobilitas Jakarta lewat Aktivasi Interaktif di CSW
-
Dorong Pola Makan Seimbang, Konsumsi Buah dan Sayur Masih Jadi Tantangan di Indonesia
-
Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut
-
Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?
-
Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?
-
Ancaman Tak Terlihat bagi Lingkungan Perairan: Residu Antidepresan Meningkat di Sungai
-
Layanan Ortopedi Dalam Negeri Kian Dekat dengan Standar Internasional
-
Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Kian Maju, Perlindungan terhadap HPV Jadi Fokus
-
Mikroplastik Ada di Makanan, Minuman, hingga Udara: Seberapa Besar Risikonya bagi Kesehatan?