Namun, jika bengkak semakin parah atau disertai gejala lain seperti kesulitan bernapas, segera cari pertolongan medis.
5. Kalazion
Kalazion adalah benjolan kecil yang terbentuk di kelopak mata akibat penyumbatan kelenjar minyak. Benjolan ini biasanya tidak nyeri dan terasa keras saat disentuh. Kalazion dapat menyebabkan mata bengkak, terutama pada bagian kelopak mata yang terkena.
Kalazion biasanya akan sembuh dengan sendirinya dalam beberapa minggu, tetapi dalam beberapa kasus mungkin diperlukan tindakan medis untuk menghilangkannya.
6. Selulitis Orbita
Selulitis orbita adalah infeksi bakteri serius yang menyerang jaringan lunak di sekitar mata. Kondisi ini dapat menyebabkan mata bengkak, merah, nyeri, dan demam tinggi.
Selulitis orbita merupakan kondisi medis darurat yang memerlukan perawatan segera dengan antibiotik intravena. Jika tidak segera ditangani, selulitis orbita dapat menyebabkan komplikasi serius, seperti kebutaan.
Cara Mengatasi Mata Bengkak Sebelah
Cara mengatasi mata bengkak sebelah tergantung pada penyebabnya. Namun, beberapa langkah umum yang bisa Anda lakukan antara lain:
Baca Juga: Ini Lho Hal yang Perlu Kamu Lakukan Ketika Bintitan, Wajib Simak!
1. Kompres Dingin
Mengaplikasikan kompres dingin adalah salah satu cara paling efektif untuk mengurangi pembengkakan pada mata. Suhu dingin membantu menyempitkan pembuluh darah di sekitar mata, sehingga mengurangi aliran darah dan peradangan.
Cara melakukannya cukup mudah, Anda hanya perlu membungkus es batu dengan kain bersih atau menggunakan kantong teh celup dingin, lalu tempelkan pada mata yang bengkak selama 15-20 menit.
Ulangi beberapa kali sehari untuk hasil yang optimal. Pastikan Anda tidak menempelkan es batu langsung ke kulit, karena dapat menyebabkan iritasi.
Selain mengurangi pembengkakan, kompres dingin juga dapat membantu meredakan rasa sakit dan gatal yang sering menyertai mata bengkak. Namun, perlu diingat bahwa kompres dingin hanya bersifat sementara dan tidak mengatasi penyebab utama pembengkakan.
2. Istirahat Cukup
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
Pilihan
-
Mencekam! SPBE di Cimuning Bekasi Terbakar Hebat, Langit Malam Berubah Merah
-
Buntut Polemik Suket Pendidikan Gibran, Subhan Palal Juga Gugat Pimpinan DPR-MPR
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
Terkini
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026
-
Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS
-
Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat
-
Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem