Suara.com - Pernahkah Anda memperhatikan anak Anda sering berkedip? Kondisi ini mungkin tampak sepele, namun bisa menjadi tanda adanya masalah kesehatan pada mata anak.
Sebenarnya, apa saja penyebab mata anak sering berkedip dan bagaimana cara mengatasinya?
Penyebab Mata Anak Sering Berkedip
Dikutip dari beragam sumber web kesehatan salah satunya pafikotacikarangpusat.org, beberapa faktor ini dapat menyebabkan anak sering berkedip, di antaranya:
1. Mata kering
Kondisi mata kering terjadi ketika produksi air mata berkurang atau kualitas air mata tidak baik. Air mata berfungsi untuk melumasi mata dan menjaga kelembapannya. Jika mata kering, anak akan merasa tidak nyaman dan sering berkedip untuk meredakan iritasi.
Beberapa faktor yang dapat menyebabkan mata kering adalah paparan angin, udara kering, penggunaan AC berlebihan, atau efek samping dari beberapa obat-obatan.
2. Alergi
Alergi merupakan reaksi tubuh terhadap zat-zat tertentu yang dianggap asing, seperti debu, bulu hewan, serbuk sari, atau makanan tertentu.
Baca Juga: Jangan Abai, Ini Bahaya Mata Kering Pada Anak Akibat Screen Time Berlebihan
Ketika anak mengalami alergi, mata akan mengeluarkan histamin yang menyebabkan mata menjadi merah, gatal, dan berair. Kondisi ini membuat anak sering menggosok dan mengedipkan mata untuk meredakan gatal.
3. Kelainan refraksi
Kelainan refraksi adalah kondisi di mana cahaya tidak dapat fokus dengan benar pada retina mata. Kondisi ini dapat menyebabkan pandangan menjadi kabur atau ganda. Untuk mengatasi hal ini, mata akan berusaha menyesuaikan diri dengan terus-menerus berkedip.
Beberapa jenis kelainan refraksi yang umum adalah miopia (rabun jauh), hipermetropia (rabun dekat), dan astigmatisme (silinder).
4. Kelelahan mata
Mata juga bisa lelah, sama seperti bagian tubuh lainnya. Kelelahan mata sering terjadi akibat terlalu lama menatap layar gadget, membaca buku, atau mengerjakan tugas.
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
Pilihan
-
Buntut Polemik Suket Pendidikan Gibran, Subhan Palal Juga Gugat Pimpinan DPR-MPR
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
-
Swasta Diimbau Ikut WFH, Tak Ada Sanksi Menanti
Terkini
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026
-
Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS
-
Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat
-
Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem