Terapi bekam juga bermanfaat untuk kesehatan kulit. Proses bekam yang meningkatkan sirkulasi darah dapat membantu membawa oksigen dan nutrisi yang diperlukan untuk regenerasi kulit.
Beberapa studi yang diterbitkan oleh Indonesian Journal of Traditional Medicine menunjukkan bahwa terapi bekam dapat membantu mengurangi gejala jerawat, eksim, dan psoriasis dengan meningkatkan aliran darah ke lapisan kulit yang lebih dalam. Jika kamu memiliki masalah kulit yang sulit diatasi dengan produk kecantikan biasa, terapi bekam bisa menjadi alternatif yang efektif.
5. Menjaga Kesehatan Mental dan Mengurangi Stres
Tidak hanya bermanfaat untuk fisik, terapi bekam juga memberikan dampak positif pada kesehatan mental. Stres, kecemasan, dan kelelahan mental seringkali berhubungan dengan ketegangan fisik dan gangguan sirkulasi darah.
Terapi bekam dapat membantu meredakan ketegangan tersebut, sehingga pikiran menjadi lebih tenang dan tubuh lebih rileks. Penelitian yang dilakukan oleh Universitas Gadjah Mada Yogyakarta menunjukkan bahwa terapi bekam dapat membantu menurunkan kadar hormon stres, seperti kortisol, dalam tubuh, yang berperan dalam meningkatkan kesejahteraan mental.
Kesimpulan
Terapi bekam bukan hanya sekadar pengobatan tradisional, melainkan juga pilihan yang dapat membantu meningkatkan kesehatan tubuh secara keseluruhan. Dengan berbagai manfaat, mulai dari meningkatkan sirkulasi darah, mengurangi nyeri, hingga mendetoksifikasi tubuh, terapi ini menjadi alternatif yang layak dipertimbangkan.
Jika kamu sedang mencari cara untuk meningkatkan kesehatan fisik dan mental, terapi bekam bisa menjadi solusi alami yang efektif. Tentu saja, sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu dengan tenaga medis yang berkompeten agar terapi ini sesuai dengan kebutuhan tubuhmu.
Jangan ragu untuk mencoba terapi bekam jika kamu merasa membutuhkan perawatan tubuh yang holistik dan alami. Terapi ini telah terbukti memberikan banyak manfaat yang mendukung kesehatan secara menyeluruh.
Baca Juga: Kenali Penyebab Angin Duduk, IDI Enarotali Berikan Informasi Pengobatan yang Tepat
Berita Terkait
-
Kenali Penyebab Anemia, IDI Lombok Timur Bagikan Informasi Pengobatan
-
Kenali Bahaya Penyakit Batu Ginjal, IDI Lombok Tengah Bagikan Informasi Pengobatan
-
Kenali Penyebab Alergi Makanan, IDI Lombok Barat Berikan Solusi Pengobatan
-
Daftar Minuman yang Bisa Bantu Cegah Munculnya Batu Ginjal
-
9 Tips agar Tak Malas Bangun Pagi
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
Pilihan
-
Mencekam! SPBE di Cimuning Bekasi Terbakar Hebat, Langit Malam Berubah Merah
-
Buntut Polemik Suket Pendidikan Gibran, Subhan Palal Juga Gugat Pimpinan DPR-MPR
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
Terkini
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026
-
Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS
-
Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat
-
Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem