Pemeriksaan untuk usia balita ini difokuskan pada deteksi penyakit bawaan lahir, misalnya hipotiroid kongenital. Jika penyakit tersebut terdeteksi, pihak medis akan memberikan pengobatan lebih awal guna mencegah adanya retardasi mental pada anak.
2. Usia Remaja
Pemeriksaan untuk usia remaja menggunakan metode skrining kesehatan. Adapun penyakit yang diperiksa dengan metode skringin ini yaitu diabetes, obesitas, gigi, anemia, malnutris, gangguan pendengaran, dan gangguan pengelihatan.
3. Usia Dewasa dan Lansia
Pemeriksaan terhadap usia dewasa dan lansia dengan metode skrining ini untuk mendeteksi beberapa penyakit seperti kanker payudara, Paru, leher rahim, dan usus besar. Sementara pada lansia dilakukan pemeriksaan penyakit kardio vascular.
Demikian informasi tentang cara daftar skrining kesehatan gratis 2025 lengkap dengan beragam penyakit yang diperiksa berdasarkan kelompok usia. Semoga informasi ini bermanfaat!
Kontributor : Ulil Azmi
Berita Terkait
-
Cek Kesehatan Gratis Puskesmas Mulai Kapan? Balita hingga Lansia Bisa Free Medical Check Up
-
Cara Dapat Medical Check up Gratis 2025, Hadiah Pemerintah Bagi yang Berulang Tahun, Cek Syaratnya
-
Masyarakat Bakal Dapat Hadiah dari Negara saat Ultah Mulai 2025, Begini Cara Daftarnya
-
Prabowo Rencanakan Medical Check-Up Gratis, Begini Saran Guru Besar FKUI
-
Apa Sih Pentingnya Skrining Kesehatan? Ini Penjelasan Dokter
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
Terkini
-
Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf
-
Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining
-
Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem
-
Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua
-
Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?
-
Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak
-
Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan
-
Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern
-
Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian
-
Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI