Suara.com - Pernah nggak, sih, merasakan nyeri sendi yang luar biasa, terutama di jempol kaki, hingga sulit berjalan? Bisa jadi, itu adalah serangan asam urat. Penyakit ini bisa menyerang siapa saja, lho! Jadi, yuk, kenali lebih dalam tentang asam urat, si musuh sendi yang bikin ngilu ini!
Apa itu Asam Urat?
Asam urat adalah zat limbah yang dihasilkan oleh tubuh saat memecah purin, yaitu senyawa yang ditemukan dalam makanan dan minuman tertentu. Biasanya, asam urat akan larut dalam darah dan dibuang melalui ginjal. Namun, jika tubuh memproduksi terlalu banyak asam urat atau ginjal tidak mampu membuangnya dengan efisien, kadar asam urat dalam darah bisa meningkat.
Nah, kelebihan asam urat ini kemudian dapat membentuk kristal-kristal tajam yang menumpuk di sendi, menyebabkan peradangan dan nyeri yang luar biasa.
Selain nyeri sendi, asam urat juga menyebabkan pembengkakan dan kemerahan pada sendi yang terkena. Hal ini pun membuat sendi yang meradang tersebut jadi sulit digerakkan.
Pada kasus yang parah, kristal asam urat dapat membentuk benjolan keras di bawah kulit yang disebut tofi.
Mencegah danengatasi asam urat dapat dilakukan dengan banyak cara, seperti menjaga berat badan ideal, olahraga teratur, hingga hindari atau batasi konsumsi jeroan, daging merah, makanan laut, minuman beralkohol, dan minuman manis.
Dan tak kalah penting, cek selalu kadar asam urat dan konsultasilan dengan tenaga kesehatan jika mengalami keluhan.
Kesempatan untuk Anda yang ingin mengelola kadar asam urat, Tomo Kenko baru saja meluncurkan produk terbarunya, Promurat. Bersamaan dengan peluncuran produk baru ini, hadir pula acara interaktif di Mall Ciputra yang berlangsung dari tanggal 27 Januari hingga 2 Februari 2025. Ada booth interaktif yang dirancang untuk memberikan edukasi kepada pengunjung terkait kesehatan asam urat, serta cek kadar asam urat Rp1000 untuk semua pengunjung.
Baca Juga: 5 Pengobatan Alami untuk Peradangan Sendi yang Terbukti Ampuh
Di sini, pengunjung juga bisa mendapatkan kesempatan untuk berkonsultasi langsung dengan tenaga kesehatan profesional, yang memberikan saran terkait cara mengelola kadar asam urat dan gaya hidup sehat.
Selain itu, di booth ini pengunjung juga bisa membeli Promurat secara eksklusif selama acara berlangsung, karena produk ini belum tersedia di platform e-commerce manapun.
Dikatakqn Alya Islamiati, Digital Marketing Supervisor Tomo Kenko, produk terbaru ini diformulasikan khusus untuk mengatasi gejala asam urat.
“Dengan kombinasi inovasi teknologi modern dan bahan-bahan tradisional yang teruji, kami berharap produk ini mampu menjadi langkah preventif yang signifikan untuk mendukung kesehatan masyarakat secara menyeluruh,” ujarnya.
Yuk, mulai peduli kesehatan supaya kadar asam urat selalu terjaga! Selain menjalani gaya hidup aktif, jangan lupa manfaatkan kesempatan cek asam urat Rp1.000 yang hanya tersedia sampai 2 Februari di Mall Ciputra, Jakarta.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- 5 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp200 Ribuan
- 5 Sunscreen Wardah Terlaris di Shopee Mulai Rp30 Ribuan, Ini Kandungan dan Manfaatnya
Pilihan
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
Terkini
-
Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI
-
Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien
-
Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia
-
Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif
-
Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19
-
Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?
-
Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai
-
Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien
-
Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi
-
Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan