Mitos: Glaukoma hanya menyerang orang tua.
Fakta: Glaukoma bisa terjadi pada siapa saja, termasuk anak muda dan bayi yang lahir dengan glaukoma kongenital.
Mitos: Sering bermain gadget atau membaca dalam gelap menyebabkan glaukoma.
Fakta: Penggunaan gadget dalam waktu lama bisa menyebabkan mata lelah, tetapi tidak langsung menyebabkan glaukoma. Penyebab utama glaukoma adalah peningkatan tekanan bola mata dan kerusakan saraf optik.
Mitos: Jika terkena glaukoma, pasti akan buta.
Fakta: Dengan deteksi dini dan pengobatan yang tepat, banyak penderita glaukoma bisa mempertahankan penglihatannya selama bertahun-tahun.
Mitos: Glaukoma bisa disembuhkan dengan obat herbal atau terapi alternatif.
Fakta: Tidak ada bukti ilmiah bahwa obat herbal bisa menyembuhkan glaukoma. Pengobatan medis seperti obat tetes mata, laser, atau operasi adalah metode yang efektif dalam mengontrol penyakit ini.
Mitos: Glaukoma bukan penyakit keturunan.
Baca Juga: Cek Fakta: Penghancuran Masjid Tempat Teroris Menyusun Rencana
Fakta: Glaukoma memiliki faktor genetik yang signifikan. Jika seseorang memiliki anggota keluarga dengan glaukoma, risikonya lebih tinggi dan sebaiknya melakukan pemeriksaan rutin.
Siapa yang Berisiko Mengalami Glaukoma?
Beberapa faktor yang meningkatkan risiko terkena glaukoma antara lain:
- Usia di atas 40 tahun
- Tekanan bola mata tinggi (hipertensi okular)
- Riwayat keluarga dengan glaukoma
- Penyakit seperti diabetes dan hipertensi
- Rabun jauh (miopia) atau rabun dekat (hipermetropia) tinggi
- Cedera mata atau penggunaan obat kortikosteroid dalam jangka panjang
Karena glaukoma sering berkembang tanpa gejala awal, pemeriksaan mata secara rutin sangat penting, terutama bagi mereka yang memiliki faktor risiko di atas.
Deteksi Dini dan Teknologi Modern dalam Penanganan Glaukoma
JEC Eye Hospitals and Clinics menghadirkan berbagai teknologi canggih untuk mendeteksi glaukoma sejak dini, seperti:
- Optical Coherence Tomography (OCT): Menganalisis ketebalan saraf optik untuk mendeteksi tanda awal glaukoma.
- Visual Field Test (Perimetri): Mengidentifikasi kehilangan penglihatan periferal.
- Tonometri Non-Kontak & Goldmann Applanation Tonometry: Mengukur tekanan bola mata dengan akurasi tinggi.
- Gonioskopi: Menilai sudut drainase mata untuk menentukan jenis glaukoma yang diderita pasien.
Dengan teknologi ini, deteksi dini dan penanganan yang tepat dapat dilakukan untuk mencegah kebutaan akibat glaukoma.
"Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat, JEC Eye Hospitals and Clinics masih membuka tahap kedua program CSR untuk operasi 100 pasien implan glaukoma gratis. Operasi gratis dilaksanakan di hampir seluruh cabang JEC Group yang ada di seluruh Indonesia," tambah Prof. DR. Dr. Widya Artini Wiyogo, SpM(K).
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?
-
Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak
-
Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh
-
Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi
-
Mata Merah dan Buram Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Kornea
-
Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat