- Apoteker kini berperan sebagai penasihat kesehatan digital di era wellness modern.
- Penjualan produk kesehatan melonjak, terutama segmen manajemen berat badan naik 130%.
- Generasi muda dan senior jadi pendorong utama tren hidup sehat berbasis konsultasi apoteker.
Suara.com - Setiap tahun, Hari Apoteker Sedunia menjadi momentum untuk menyoroti profesi yang kerap terabaikan, padahal begitu vital dalam menjaga kesehatan masyarakat.
Di tengah perubahan besar dunia kesehatan, para apoteker kini bukan hanya penjaga resep—mereka juga menjadi penasihat kesehatan digital yang membantu masyarakat menjalani hidup lebih sehat dan sadar.
Peter Macnab, International Commercial Director AS Watson, menyebut bahwa ribuan apoteker di jaringan mereka kini berperan ganda: melayani pelanggan di toko sekaligus memberi konsultasi kesehatan daring.
“Kompetensi mereka sangat penting dalam membantu pelanggan menjalani hidup sehat dengan percaya diri,” ujarnya.
Peran baru ini muncul seiring dengan lonjakan permintaan terhadap produk kesehatan dan wellness. Dalam setahun terakhir, penjualan kategori vitamin, suplemen, serta produk diet dan kebugaran meningkat tajam.
Bahkan, segmen manajemen berat badan mencatat kenaikan hingga 130 persen, mencerminkan meningkatnya kepedulian masyarakat terhadap gaya hidup preventif.
Apoteker kini tak hanya memberikan obat, tapi juga pendampingan nutrisi dan pola hidup sehat. Mereka membantu pelanggan memahami cara menjaga keseimbangan tubuh dan pikiran—pendekatan yang semakin dicari di tengah tren wellness global.
Perubahan besar lainnya datang dari cara orang berbelanja. Semakin banyak pelanggan yang mengandalkan sistem O+O (Offline plus Online) untuk berkonsultasi atau membeli produk kesehatan.
Penjualan daring meningkat 30 persen dalam setahun terakhir, menandakan keinginan konsumen untuk tetap terhubung dengan layanan kesehatan tepercaya, kapan pun dan di mana pun.
Baca Juga: Anak Sering Mengeluh Mata Lelah? Awas, Mata Minus Mengintai! Ini Cara Mencegahnya
Menariknya, dua generasi berbeda menjadi pendorong utama perubahan ini. Di satu sisi, generasi muda kini semakin sadar akan pentingnya perawatan diri dan pencegahan penyakit.
Sementara di sisi lain, kelompok senior menunjukkan loyalitas tinggi, berbelanja lebih banyak dan mencari layanan yang disesuaikan dengan kebutuhan mereka.
“Generasi muda maupun senior menjadi kekuatan penting dalam kategori kesehatan,” kata Peter. “Kami berkomitmen memberikan dukungan melalui produk yang relevan, saran para ahli, serta pengalaman belanja yang menyeluruh.”
Di Indonesia sendiri, jaringan Watsons telah hadir di lebih dari 200 gerai dari Aceh hingga kawasan timur. Dengan kehadiran apoteker di setiap gerai serta layanan digital yang mudah diakses, masyarakat semakin dekat dengan edukasi dan produk kesehatan berkualitas.
Lebih dari sekadar ritel, transformasi ini menunjukkan satu hal penting: apoteker kini berdiri di garis depan perubahan gaya hidup sehat modern, menjadi jembatan antara ilmu, empati, dan teknologi yang membawa masyarakat menuju masa depan kesehatan yang lebih holistik.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- PERANG DIMULAI: Amerika dan Israel Serang Ibu Kota Iran
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
- Israel Bombardir Kantornya di Teheran, Keberadaan Imam Ali Khamenei Masih Misterius
Pilihan
-
Ahok Adu Mulut dengan Pengacara Kasus LNG, Hakim Sampai Harus Turun Tangan
-
Kabar Duka, Wakil Presiden ke-6 RI Try Sutrisno Meninggal Dunia di RSPAD Pagi Ini
-
Terungkap! Begini Cara CIA Melacak dan Mengetahui Posisi Ayatollah Ali Khamenei
-
Iran Klaim Hantam Kapal Induk USS Abraham Lincoln Pakai 4 Rudal, 3 Tentara AS Tewas
-
BREAKING: Mantan Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad Dilaporkan Tewas dalam Serangan Israel
Terkini
-
Tips Memilih Klinik Tulang Terpercaya untuk Terapi Skoliosis Non-Operasi
-
Presisi dan Personalisasi: Arah Baru Perawatan Kanker di Asia Tenggara
-
Lonjakan Kasus Kanker Global, Pencegahan dengan Bahan Alami Kian Dilirik
-
Cara Memilih dan Memakaikan Popok Dewasa untuk Cegah Iritasi pada Lansia
-
5 Fakta Keracunan MBG Cimahi: Pengelola Minta Maaf, Menu Ini Diduga Jadi Penyebab
-
4 Penjelasan Sains Puasa Membantu Tubuh Lebih Sehat: Autofagi, Insulin dan Kecerdasan
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?