Lakukan ini sekali untuk membersihkan sariawan, kemudian gunakan cotton bud baru untuk menempelkan larutan pada sariawan selama beberapa detik. Lakukan ini pada pagi dan malam hari.
Pastikan tidak menelan larutan hidrogen peroksida, dan gunakan hanya secukupnya untuk membasahi cotton bud.
6. Oleskan madu
Oleskan sedikit madu murni pada area sariawan. Madu efektif dalam mengurangi rasa sakit dan peradangan.
Pertama, keringkan area sariawan menggunakan cotton bud yang bersih, lalu gunakan cotton bud baru untuk mengaplikasikan madu. Sebaiknya pilih madu Manuka yang memiliki sifat antibakteri kuat.
Namun, jika tidak tersedia, madu jenis lain juga dapat membantu melawan bakteri.
7. Buatlah obat kumur herbal
Rebus air dengan sage dan kamomil dalam jumlah yang sama. Setelah air mendingin hingga suhu yang nyaman, digunakan sebagai obat kumur.
Beberapa orang merasa ini membantu meredakan rasa sakit sariawan, meski penelitian tentang efektivitasnya masih terbatas. Gunakan untuk berkumur 4 hingga 6 kali sehari.
Baca Juga: Beda Banget, Perlakuan Fuji dan Aaliyah Massaid saat Thariq Halilintar Sariawan Dibanding-bandingkan
8. Minumlah jus
Beberapa orang menemukan bahwa jus wortel, seledri, dan blewah dapat membantu mengatasi sariawan. Namun, belum ada penelitian yang membuktikan efektivitasnya. Anda bisa membuat jus dari buah dan sayuran ini secara terpisah atau mencampurnya menjadi smoothie untuk dikonsumsi setiap hari.
Mempercepat Pemulihan dan Menambah Kenyamanan
1. Isap es batu
Es dapat membantu mengurangi bengkak dan meredakan rasa sakit. Jika memungkinkan, tempelkan es langsung pada sariawan menggunakan lidah sampai es mencair. Simpan es batu dalam termos atau styrofoam agar tidak cepat mencair, dan gunakan sepanjang hari.
Jika es terlalu dingin, Anda bisa mencoba minum air dingin. Diamkan air dalam mulut dan gerakkan ke arah sariawan sebelum menelannya.
2. Jauhi makanan asam dan pedas
Makanan yang pedas, asam, dan keras dapat mengiritasi sariawan, menyebabkan rasa sakit, dan memperlambat proses penyembuhan. Sebaiknya konsumsi makanan yang lembut dan tawar untuk mendukung pemulihan.
Hindari minuman berkarbonasi, semua jenis jeruk, makanan keras seperti roti panggang, serta makanan yang mengandung banyak garam dan bumbu.
3. Sikat gigi dengan pelan
Gerakan sikat gigi yang tidak tepat dan menggosok dinding mulut dapat menyebabkan sariawan dan membuat rasa sakit yang ada semakin parah.
Sebaiknya, gunakan sikat gigi berbulu lembut dan hindari menyentuh area sariawan.Pilih pasta gigi untuk gigi sensitif, seperti Biotene atau Sensodyne, hingga sariawan sembuh.
4. Gunakan pereda nyeri
Jika sariawan tidak kunjung sembuh dengan cepat, usahakan untuk merasa nyaman. Anda bisa minum obat pereda nyeri seperti ibuprofen atau menggunakan gel kebas yang dijual bebas di apotik.
Jika Anda memiliki masalah kesehatan lain atau sedang mengkonsumsi obat, sebaiknya konsultasikan dengan apoteker atau dokter sebelum memilih obat untuk sariawan.
Hindari memberikan aspirin kepada anak-anak dan jangan minum aspirin jika Anda belum berusia 16 tahun.
5. Isap permen pelega tenggorokan
Anda bisa mendapatkan permen pelega tenggorokan di toko atau apotek. Meski belum ada bukti kuat, beberapa orang merasa permen ini bisa membantu mengurangi ketidaknyamanan dan mempercepat penyembuhan. Pastikan untuk menggunakannya sesuai petunjuk yang tertera pada kemasan.
6. Cobalah minum suplemen vitamin
Vitamin B dan C dapat membantu memulihkan sariawan meskipun diperlukan studi lebih lanjut.[16] Beli suplemen vitamin dari toko obat atau apotek setelah berkonsultasi dengan dokter atau apoteker. Gunakan sesuai anjuran.
7. Cobalah echinacea
Echinacea adalah ramuan yang bisa ditemukan dalam bentuk suplemen di toko obat atau apotek. Karena dapat mendukung sistem kekebalan tubuh, echinacea membantu proses penyembuhan sariawan. Sebaiknya diskusikan dengan dokter atau apoteker mengenai keamanan penggunaannya.
Kontributor : Laili Nur Fajar Firdayanti
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Beda Cushion Wardah Colorfit Hijau dan Krem: Intip Harga, Kandungan, dan Manfaatnya
Pilihan
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
-
Derita Masyarakat RI Bertambah Kini Harga Pertamax Naik, Apa yang Harus Dilakukan?
-
Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
Terkini
-
Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut
-
Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?
-
Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?
-
Ancaman Tak Terlihat bagi Lingkungan Perairan: Residu Antidepresan Meningkat di Sungai
-
Layanan Ortopedi Dalam Negeri Kian Dekat dengan Standar Internasional
-
Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Kian Maju, Perlindungan terhadap HPV Jadi Fokus
-
Mikroplastik Ada di Makanan, Minuman, hingga Udara: Seberapa Besar Risikonya bagi Kesehatan?
-
Memilih Susu Anak Tak Cukup Lihat Kandungan DHA, Orang Tua Perlu Cermati Komposisi Utamanya
-
Pencernaan Sehat Jadi Kunci Anak Aktif, Lahap Makan, dan Tidur Nyenyak
-
Stop Anggap Lemak Itu Jahat! Ini Alasan Mengapa Anak Justru Wajib Mengonsumsinya