Prodia Clinical Multiomics Centre (PCMC). (Dok. Prodia)
Baca 10 detik
- Pemeriksaan hormon standar sering tidak akurat karena metode imunologi kurang sensitif mendeteksi kadar hormon sangat rendah pada wanita dan anak.
- Diagnosis rumit karena hormon berinteraksi dengan metabolisme energi (siklus TCA), dan tes konvensional hanya mengukur satu hormon saja.
- Teknologi Mass Spectrometry (LC–MS/MS) kini menawarkan sensitivitas super dan analisis komprehensif hingga 140 biomarker.
Teknologi inilah yang menjadi andalan di Prodia Clinical Multiomics Centre (PCMC). Keunggulannya adalah:
- Super Sensitif: Mampu membaca hormon dalam jumlah sangat kecil (pikogram), yang sering terlewat oleh metode konvensional.
- Komprehensif: Dapat memeriksa panel lima hormon sekaligus dalam satu kali pengambilan sampel.
- Melihat Lebih Dalam: Mampu mengukur lebih dari 140 biomarker, mulai dari asam amino, lipid, hingga vitamin, untuk melihat kondisi tubuh secara menyeluruh.
Dewi Muliaty, M.Si, Direktur Utama Prodia, menjelaskan bahwa pendekatan ini memungkinkan diagnosis dini dan strategi pengobatan yang lebih personal.
“Teknologi mass spectrometry ini bukan hanya mengenai genomik, tetapi juga multiomics lainnya untuk mengetahui kondisi tubuh secara menyeluruh dan membantu prediksi dini penyakit,” terang Dewi.
Komentar
Berita Terkait
-
Tak Sekadar Mood Swing, Ini 4 Fase Perempuan yang Perlu Kamu Tahu!
-
Mengenal Teknologi Hematologi Sysmex XQ Series, Dapat Deteksi Dini Thalassemia
-
Pertama di Indonesia: Terobosan Berbasis AI untuk Tingkatkan Akurasi Diagnosis Kanker Payudara
-
Science of Sadness: Kenapa Hujan Bisa Bikin Kita Melankolis?
-
Stop Asal Pilih! Ini 6 Kandungan Skincare Anti Jerawat yang Direkomendasikan Dokter Kulit
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
-
Korban Kecelakaan KRL Vs KA Argo Bromo Bertambah, AHY: 15 Jiwa Meninggal dan 88 Orang Luka-Luka
Terkini
-
Cemas Datang Tiba-Tiba? Ini 7 Cara Ampuh Mengatasi Anxiety dalam Hitungan Menit
-
Halodoc for Business: 95% Kebutuhan Medis Bisa Digital, Akses Kesehatan Karyawan Makin Mudah
-
Menyeimbangkan Karier dan Anak, Daycare Berkualitas Jadi Kunci Dukungan untuk Ibu Bekerja
-
Tidak Perlu Keluar Rumah, Pesan Obat di Apotek K-24 Kini Bisa Lewat BRImo
-
Diskon 20 Persen Medical Check-Up di RS Siloam: Tanpa Batas Maksimal untuk Nasabah BRI!
-
Raditya Dika Pilih Repot di Depan: Strategi Cegah Dengue demi Jaga Produktivitas
-
Sering Dibilang Overthinking? Ternyata Insting Ibu adalah Deteksi Medis Paling Akurat untuk Anak
-
Jangan Panik, Ini Cara Bijak Kelola Benjolan di Tubuh dengan Pendekatan Alami yang Holistik
-
Biaya Vaksin HPV dan Waktu Terbaik Vaksinasi untuk Cegah Kanker Serviks
-
Gejala Virus HPV pada Pria dan Wanita, Waspadai Kutil Kelamin