- Mayapada Eye Centre (MEC) membuka unit premium di Mayapada Tower 2 Sudirman untuk pekerja urban dengan masalah penglihatan digital.
- MEC menawarkan layanan mata komprehensif mencakup subspesialisasi dan teknologi koreksi penglihatan modern seperti PRESBYOND LASIK.
- Setiap pasien didampingi Vision Assistant (VIA) personal, serta terintegrasi dengan Mayapada Hospital untuk penanganan penyakit sistemik terkait mata.
Konsep ini menggabungkan standar medis dengan pendekatan hospitality agar pasien merasa lebih aman, paham prosedur, dan tidak kebingungan selama proses perawatan.
Terintegrasi dengan Rumah Sakit, Tangani Penyakit Sistemik Juga
Karena menjadi bagian dari ekosistem Mayapada Healthcare, layanan MEC terhubung dengan berbagai Center of Excellence di jaringan Mayapada Hospital. Artinya, gangguan mata yang berkaitan dengan penyakit lain seperti diabetes, stroke, autoimun, atau penyakit jantung bisa ditangani melalui kolaborasi multidisiplin secara terkoordinasi.
Menurut Navin, pembukaan MEC Sudirman bukan yang terakhir. Manajemen menyebut ekspansi akan dilakukan bertahap ke kota-kota besar lain, terutama di wilayah yang sudah memiliki jaringan Mayapada Hospital.
Fokus pengembangan akan terus mengarah pada layanan koreksi penglihatan modern dan penanganan komprehensif penyakit mata, agar masyarakat Indonesia tak perlu lagi berobat ke luar negeri untuk layanan eye care premium.
Terakhir, dr. Ucok berpesan agar tidak menunggu penglihatan kabur baru memeriksakan diri ke dokter. Ia mengingatkan bahwa mata sesungguhnya jarang memberi alarm di tahap awal penyakit.
Jadi, jika mulai sering mengalami beberapa gejala berikut:
- Mata terasa kering atau panas
- Sakit kepala setelah kerja lama
- Penglihatan buram sesaat
- Sulit fokus layar,
itu bisa jadi tanda awal gangguan yang perlu diperiksa lebih lanjut. Karena pada kesehatan mata, yang paling berbahaya justru yang datang diam-diam.
Baca Juga: Terobosan Baru Lawan Kebutaan Akibat Diabetes: Tele-Oftalmologi dan AI Jadi Kunci Skrining
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Jalan Rusak Parah, Warga Kulon Progo Pasang Spanduk Protes: 'Ini Jalan atau Cobaan?'
- Resmi Gabung Persib, Bojan Hodak Ungkap Jadwal Latihan Kurzawa dan Kedatangan Markx
Pilihan
-
Harga Emas di Palembang Nyaris Rp17 Juta per Suku, Warga Menunda Membeli
-
IHSG Anjlok Hampir 8 Persen Gegara MSCI, BEI: Kita Melakukan Segala Effort
-
IHSG Anjlok 7 Persen Usai MSCI Soroti Transparansi dan Likuiditas Saham RI, BEI Buka Suara
-
IHSG Ambruk Hampir 8 Persen
-
IHSG Anjlok 6% Lebih, Rekor Terburuk di Era Menkeu Purbaya
Terkini
-
Virus Nipah Sudah Menyebar di Sejumlah Negara Asia, Belum Ada Obatnya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Punya Layanan Bedah Robotik Bertaraf Internasional
-
Hari Gizi Nasional: Mengingat Kembali Fondasi Kecil untuk Masa Depan Anak
-
Cara Kerja Gas Tawa (Nitrous Oxide) yang Ada Pada Whip Pink
-
Ibu Tenang, ASI Lancar: Kunci Menyusui Nyaman Sejak Hari Pertama
-
Kisah Desa Cibatok 1 Turunkan Stunting hingga 2,46%, Ibu Kurang Energi Bisa Lahirkan Bayi Normal
-
Waspada Penurunan Kognitif! Kenali Neumentix, 'Nootropik Alami' yang Dukung Memori Anda
-
Lompatan Layanan Kanker, Radioterapi Presisi Terbaru Hadir di Asia Tenggara
-
Fokus Turunkan Stunting, PERSAGI Dorong Edukasi Anak Sekolah tentang Pola Makan Bergizi
-
Bukan Mistis, Ini Rahasia di Balik Kejang Epilepsi: Gangguan Listrik Otak yang Sering Terabaikan