Ilustrasi mudik lebaran (Freepik/faizaminudin)
Baca 10 detik
- Pasien aritmia dapat melakukan perjalanan jauh jika kondisi jantung stabil, didukung pemeriksaan serta konsultasi dokter sebelum berangkat.
- Kepatuhan mengonsumsi obat sesuai jadwal dan membawa persediaan cadangan merupakan kunci utama meminimalkan kekambuhan gejala.
- Selama perjalanan, pasien harus menjaga hidrasi, menghindari kelelahan ekstrem, dan segera mencari bantuan medis jika gejala memburuk.
- Minum air putih cukup, hindari terlalu banyak minuman berkafein atau berenergi
- Konsumsi makanan ringan yang sehat untuk menjaga energi tubuh selama perjalanan
5. Lakukan Istirahat Secara Berkala
Bagi pemudik yang menggunakan kendaraan darat, berhenti setiap beberapa jam sangat dianjurkan. Peregangan ringan atau berjalan sebentar dapat membantu:
- Menjaga sirkulasi darah
- Mengurangi ketegangan otot
- Menurunkan risiko gejala aritmia
Apa yang Harus Dilakukan Jika Gejala Muncul di Perjalanan
Beberapa pasien mungkin mengalami gejala seperti jantung berdebar, pusing, atau sesak napas saat dalam perjalanan. Jika ini terjadi, dr. Dicky menyarankan langkah-langkah berikut:
- Segera berhenti dan duduk atau berbaring dengan tenang
- Tarik napas dalam secara perlahan untuk menenangkan denyut jantung
- Lakukan manuver vagal sederhana (misal mengejan ringan atau batuk) jika sesuai jenis aritmia
- Minum air putih untuk mencegah dehidrasi
- Segera cari pertolongan medis jika keluhan tidak membaik, memburuk, atau disertai nyeri dada, sesak berat, atau pingsan
Kunci Perjalanan Aman bagi Pasien Aritmia
Menurut dr. Dicky, inti perjalanan aman bagi pasien aritmia adalah:
- Persiapan sebelum berangkat: pemeriksaan, konsultasi dokter, dan rencana perjalanan yang matang
- Kepatuhan terhadap pengobatan: konsumsi obat sesuai jadwal dan bawa cadangan
- Perawatan diri selama perjalanan: istirahat cukup, hidrasi, dan makan teratur
“Dengan kondisi jantung yang stabil, pengobatan yang terkontrol, serta perencanaan perjalanan yang baik, pasien aritmia tetap dapat bepergian dengan aman dan menikmati perjalanan bersama keluarga,” tutup dr. Dicky.
Komentar
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- 5 Parfum Scarlett yang Wanginya Paling Tahan Lama, Harga Terjangkau
- Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
- Meledak! ! Ahmad Dhani Serang Maia Estianty Sampai Ungkit Dugaan Perselingkuhan dengan Petinggi TV
- Membedah 'Urat Nadi' Baru Lampung: Shortcut 37 KM dan Jalur Ganda Siap Usir Macet Akibat Babaranjang
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Lebih Banyak Belum Tentu Lebih Baik: Fakta Mengejutkan di Balik Kebiasaan Konsumsi Suplemen Anda
-
Nyeri Lutut pada Perempuan Tak Boleh Dianggap Sepele, Mesti Waspada Hal Ini
-
Olahraga Bukan Hanya Soal Kompetisi bagi Anak: Bisa Jadi Cara Seru Membangun Gaya Hidup Aktif
-
Studi Ungkap Mikroplastik Ditemukan di Dalam Tubuh Manusia, Bisa Picu Gangguan Pencernaan
-
Kebutuhannya Berbeda dengan Dewasa, Ini 5 Alasan Si Kecil Perlu ke Dokter Gigi Anak
-
Cuma 30 Menit, Ini Rahasia Bonding Berkualitas di Tengah Kesibukan Orang Tua
-
Cacar Api Mengintai Diam-Diam: Kelompok Rentan Bisa Alami Komplikasi Lebih Berat
-
Kata 'Capek' Sering Dianggap Sepele Mahasiswa, Padahal Sinyal Distress Mental?
-
Cara Ibu Modern Menghadirkan Kenyamanan di Rumah: Perhatian Tulus hingga Kelembutan Plenty
-
Cemas Datang Tiba-Tiba? Ini 7 Cara Ampuh Mengatasi Anxiety dalam Hitungan Menit