- Prof. Dr. Rimbawan menyatakan peralihan puasa ke makan besar berisiko mengganggu pencernaan dan meningkatkan risiko penyakit kronis.
- Dianjurkan memulai santap Lebaran dengan porsi kecil, menyeimbangkan asupan gizi, serta menjaga aktivitas fisik tetap berjalan.
- Menjaga hidrasi, kualitas istirahat cukup, dan bijak menolak makanan berlebih penting untuk menikmati Lebaran tanpa penyesalan kesehatan.
3. Tetap Bergerak, Jangan Mager
Walaupun suasana liburan identik dengan santai, aktivitas fisik tetap penting. Jalan pagi, berkunjung ke rumah kerabat sambil berjalan kaki, atau olahraga ringan bisa membantu menjaga metabolisme tetap optimal.
4. Jaga Hidrasi dan Kualitas Istirahat
Sering kali kita lupa minum karena sibuk silaturahmi. Padahal, air sangat penting untuk membantu pencernaan dan menjaga energi.
Selain itu, tidur cukup juga membantu menjaga keseimbangan hormon dan kesehatan mental.
5. Bijak Menolak Tanpa Menyinggung
Salah satu tantangan terbesar saat Lebaran adalah “tidak enak” menolak makanan dari tuan rumah. Solusinya? Sampaikan dengan sopan bahwa Anda sedang menjaga kesehatan, atau pilih alternatif yang lebih ringan seperti buah.
Lebaran sejatinya bukan sekadar tentang makanan, tetapi tentang makna: saling memaafkan, bersyukur, dan merayakan kebersamaan.
“Pertahankan gaya hidup sehat dan nikmati Lebaran secara seimbang untuk mengurangi risiko penyakit kronis. Gaya hidup sehat juga dapat membantu meningkatkan kualitas hidup serta membuat kita lebih produktif,” tutup Prof. Dr. Rimbawan.
Baca Juga: 10 Ucapan Sungkem Lebaran Bahasa Jawa Halus Kromo Inggil untuk Orang Tua
Jadi, tidak perlu menahan diri sepenuhnya, cukup kendalikan. Karena Lebaran yang sehat adalah Lebaran yang bisa dinikmati tanpa penyesalan, bahkan setelah hari raya usai.
Berita Terkait
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Cara Mencari Sinyal TVRI di TV Digital dan TV Analog agar Bisa Nonton Siaran Piala Dunia 2026
- 4 SMA di Banten Terpilih Jadi Sekolah Unggul Garuda 2026, Ini Daftarnya
- Milk Cleanser Viva untuk Umur Berapa? Ini Penjelasan dan 5 Pilihan Variannya
- 4 Cushion Terbaik untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Anti Crack Samarkan Garis Halus Seharian
Pilihan
-
Prediksi Argentina vs Aljazair: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
Terkini
-
Notarace 2026 Siap Digelar, Ajang Lari yang Padukan Olahraga dan Wawasan Hukum
-
Rekomendasi Dokter Richard, Ini Solusi Praktis Redakan Wasir dengan Cara Alami
-
Kolesterol Tinggi Sering Tanpa Gejala, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini sejak Usia 20 Tahun
-
Dokter Bantah Mitos Obat Kolesterol dan Diabetes Rusak Ginjal, Ini Penjelasannya
-
Anak Sering Ruam atau Diare Setelah Minum Susu? Bisa Jadi Tanda Alergi Susu Sapi
-
Metoo Hadirkan Senyum di Tengah Mobilitas Jakarta lewat Aktivasi Interaktif di CSW
-
Dorong Pola Makan Seimbang, Konsumsi Buah dan Sayur Masih Jadi Tantangan di Indonesia
-
Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut
-
Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?
-
Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?