- Bethsaida Hospital Gading Serpong kini menyediakan teknologi MRI 3 Tesla berbasis AI untuk meningkatkan akurasi diagnosis medis.
- Teknologi SIGNA Hero dari GE HealthCare mempercepat waktu pemeriksaan hingga 50 persen dengan hasil gambar jauh lebih tajam.
- Inovasi ini mendukung penanganan cepat pada kasus kompleks seperti stroke, kanker, jantung, hingga cedera ortopedi pasien.
Selain faktor akurasi, kenyamanan pasien selama pemeriksaan juga menjadi perhatian penting. Banyak pasien merasa cemas atau mengalami klaustrofobia saat menjalani MRI karena ruang pemeriksaan yang sempit dan durasi pemeriksaan yang lama.
Teknologi MRI terbaru ini hadir dengan desain bore atau lubang pemindaian berdiameter 70 cm yang lebih luas sehingga pasien merasa lebih nyaman selama proses pemeriksaan.
CEO GE HealthCare Indonesia, Kriswanto Trimoeljo, mengatakan teknologi AI pada SIGNA Hero mampu membantu mempercepat waktu pemeriksaan sekaligus meningkatkan kualitas gambar secara signifikan.
“Sistem ini dilengkapi teknologi AI seperti Sonic DL dan AIR Recon DL yang dapat membantu meningkatkan kualitas gambar secara signifikan, mempercepat waktu pemeriksaan hingga 50 persen, serta memberikan pengalaman pemeriksaan yang lebih baik bagi pasien,” ujar Kriswanto.
Teknologi tersebut juga diklaim mampu menghasilkan gambar hingga 60 persen lebih tajam dibandingkan sistem konvensional. Dengan hasil pencitraan yang lebih detail, dokter dapat lebih cepat menentukan diagnosis, menyusun rencana terapi, dan mengambil keputusan medis pada masa golden time pasien.
Kehadiran teknologi MRI 3 Tesla berbasis AI menjadi bagian penting dalam perkembangan layanan kesehatan modern yang semakin menekankan ketepatan diagnosis, efisiensi waktu, dan keselamatan pasien.
Di tengah meningkatnya kasus penyakit kompleks, dukungan alat diagnostik dengan akurasi tinggi menjadi kebutuhan penting agar pasien dapat memperoleh penanganan yang cepat, tepat, dan optimal tanpa harus mencari layanan ke luar negeri.
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Bedak yang Mengandung Niacinamide, Bantu Cerahkan Wajah dan Kontrol Sebum
- 5 HP Snapdragon untuk Budget Rp2 Juta, Multitasking Stabil dan Hemat Baterai
- Mitsubishi Destinator dan XForce Lagi Promo di Bulan Mei, Harga Jadi Segini
- Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
Pilihan
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
Terkini
-
Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi
-
Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan
-
Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!
-
Diskon BRI untuk Paket MCU dan Perawatan Ortopedi di Primaya Hospital, Cek di Sini
-
IDAI Ingatkan Risiko Susu Formula di MBG: ASI Tak Bisa Digantikan Produk Pabrik
-
Jangan Asal Cari di Internet! Dokter Ingatkan Bahaya Self-Diagnosis saat Nyeri Dada
-
Hati-hati Memilih ART, Ini Alasan Rekrutmen Tradisional Justru Ancam Keamanan Keluarga
-
Cara Kerja Lensa HALT pada Kacamata Anak dengan Miopia, Cegah Mata Minus Makin Parah
-
Bukan Sekadar Estetik, Air Treatment Norium by AZKO Bantu Jaga Kesehatan Bayi di Rumah
-
WHO Tetapkan Wabah Ebola di Kongo Darurat Internasional, Risiko Kematian 32,5 Persen