- Rumah Sakit Atma Jaya meluncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu untuk memperkuat penanganan kanker secara komprehensif di Indonesia.
- Layanan tersebut diresmikan saat Seminar Medis Nasional yang membahas kolaborasi multidisiplin dalam penanganan kanker dan tumor muskuloskeletal.
- Integrasi layanan ini bertujuan memberikan diagnosis serta terapi yang lebih cepat, tepat, dan terpusat pada kebutuhan pasien.
Dr. Handriadi menegaskan bahwa pemeriksaan foto rontgen (X-ray) tetap menjadi langkah awal yang penting dalam mengenali tumor tulang. Namun, dokter harus mampu membaca berbagai petunjuk pada hasil pencitraan dan mengombinasikannya dengan riwayat penyakit, pemeriksaan fisik, serta pemeriksaan lanjutan seperti MRI atau CT scan.
"X-ray masih menjadi pedoman awal, tetapi tidak cukup. Diagnosis harus melihat keseluruhan kondisi pasien," jelasnya.
Ia juga mengingatkan agar prosedur biopsi tidak dilakukan tanpa perencanaan yang matang. Biopsi sebaiknya dilakukan setelah pemeriksaan pencitraan lengkap karena pengambilan sampel yang tidak tepat dapat menyulitkan tindakan operasi berikutnya.
Melalui peluncuran layanan hematologi dan onkologi serta penyelenggaraan seminar nasional ini, RS Atma Jaya berharap dapat menjadi salah satu pusat rujukan terpercaya dalam pelayanan kanker, hematologi, dan muskuloskeletal, sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan berbasis kolaborasi dan bukti ilmiah di Indonesia.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
Pilihan
-
Hakim Andi Sebut Nadiem Makarim Seharusnya Dibebaskan
-
Selain 10 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Wajib Bayar Uang Pengganti Rp809,59 Miliar
-
Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara!
-
Jangan Puji Pemerintah karena Kerja: Mengapa Publik Begitu Mudah Terpesona?
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
Terkini
-
Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat
-
Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak
-
Hidrasi Bukan Sekadar Hilangkan Haus, Ini Manfaatnya bagi Kesehatan Tubuh
-
Hanya 4,9 Persen Pasien Berisiko Kardiovaskular Tinggi di Indonesia Capai Target LDL-C
-
Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma
-
Bikin Anak Berani Berekspresi, Isi Libur Sekolah dengan Aktivitas Ini
-
Kenalan dengan HYROX, Fitness Race yang Sedang Digandrungi Komunitas Olahraga
-
Mudah Lelah dan Sesak Napas Bisa Jadi Tanda Kebocoran Katup Jantung
-
World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak
-
Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern