- Teknologi RO menyaring zat terlarut, sedangkan ozon digunakan dalam proses pengolahan air.
- Kualitas dan keamanan air minum ditentukan oleh sumber air, proses pengolahan, serta pemeliharaan peralatan.
- Memahami karakteristik teknologi pengolahan air membantu masyarakat memilih air minum sesuai kebutuhan.
Suara.com - Menjaga kecukupan cairan tubuh menjadi salah satu kebiasaan penting untuk mendukung kesehatan sehari-hari. Selain memperhatikan jumlah air yang dikonsumsi, masyarakat juga perlu memahami kualitas air minum dan teknologi pengolahan yang digunakan.
Salah satu yang semakin dikenal adalah Reverse Osmosis (RO), metode penyaringan yang mampu mengurangi berbagai zat terlarut dalam air.
Teknologi RO bekerja dengan memanfaatkan tekanan untuk melewatkan air melalui membran semipermeabel. Proses ini membantu memisahkan air dari sejumlah zat terlarut, termasuk mineral, garam, dan kontaminan tertentu.
Hasilnya adalah air dengan kandungan zat terlarut yang sangat rendah dan karakteristik rasa yang cenderung lebih ringan.
Dari sisi kesehatan, air memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan cairan tubuh, membantu mengatur suhu tubuh, mendukung fungsi organ, serta menunjang proses pencernaan.
Kekurangan cairan dapat mengganggu fungsi tubuh, sehingga kebutuhan air perlu dipenuhi secara rutin sesuai kondisi dan aktivitas masing-masing.
Meski demikian, manfaat air minum bagi tubuh tidak hanya ditentukan oleh teknologi pengolahannya. Kualitas sumber air, proses penyaringan, kebersihan peralatan, serta penanganan setelah pengolahan turut menentukan keamanan air yang dikonsumsi.
Memahami Karakteristik Air RO dan Perannya bagi Kesehatan Tubuh
Air RO memiliki karakteristik berupa kandungan mineral terlarut yang rendah. Namun, hal ini tidak otomatis menjadikannya lebih sehat dibandingkan semua jenis air minum lainnya.
Mineral seperti kalsium dan magnesium juga dapat diperoleh melalui makanan sehari-hari. Hal yang lebih utama adalah memastikan air yang dikonsumsi aman dan memenuhi standar kualitas air minum yang berlaku.
Seiring berkembangnya pilihan teknologi pengolahan air, masyarakat kini dapat menemukan air minum dengan karakteristik yang berbeda.
Salah satunya ditawarkan oleh Depo Air Minum BIRU melalui produk Air RO yang diluncurkan perdana di gerainya di Jalan Barata Jaya No. 30, Surabaya, pada Oktober 2026.
Produk tersebut menggunakan teknologi Reverse Osmosis dan ozon dalam proses pengolahannya. Teknologi RO membantu mengurangi kandungan mineral terlarut hingga sangat rendah, sementara ozon menjadi bagian dari sistem pengolahan yang diterapkan.
Kehadiran Air RO melengkapi pilihan air minum yang sebelumnya tersedia selama 24 tahun dengan teknologi ozon.
Pendiri dan Direktur Air Minum BIRU, Yantje Wongso, mengatakan pengembangan tersebut dilakukan untuk menjawab kebutuhan konsumen yang semakin beragam.