Susu Bubuk Ada Bintik Hitam, Apakah Berbahaya? Ini Penjelasan Pakar Teknologi Pangan

Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:23 WIB
Ilustrasi susu bubuk. (Pixabay/farmedir)
BACA 10 DETIK
  • Pakar teknologi pangan IPB, Prof. Azis Boing Sitanggang, menyatakan bintik gelap pada susu bubuk disebabkan oleh scorched particles akibat paparan panas.
  • Partikel susu berubah warna menjadi kecokelatan karena terjadinya reaksi Maillard antara gula dan protein saat proses produksi spray drying.
  • Orang tua diminta tetap waspada memeriksa kondisi fisik dan kemasan susu jika menemukan jumlah bintik gelap yang tidak wajar.

Suara.com - Menemukan bintik berwarna cokelat hingga kehitaman di dalam susu bubuk tentu bisa membuat orang tua waswas. Terlebih jika susu tersebut akan dikonsumsi anak. Pertanyaan soal keamanan produk pun biasanya langsung muncul: apakah susu sudah terkontaminasi atau justru ada penjelasan lain di balik perubahan warna tersebut?

Menurut Prof. Dr.-Ing. Azis Boing Sitanggang, STP, MSc, akademisi bidang teknologi pangan dari IPB University, bintik gelap pada susu bubuk tidak selalu berarti adanya kontaminasi.

Salah satu kemungkinan yang dapat terjadi dalam proses produksi adalah terbentuknya scorched particles atau partikel susu yang mengalami perubahan warna akibat paparan panas.

Prof. Azis menjelaskan, susu bubuk umumnya diproduksi melalui sejumlah tahapan, salah satunya teknologi spray drying. Dalam proses ini, susu cair dikeringkan menggunakan udara panas hingga berubah menjadi bubuk.

“Melalui teknologi spray drying, susu cair diubah menjadi bubuk dengan memanfaatkan udara panas dalam waktu singkat,” jelas Prof. Azis.

Dalam kondisi tertentu, sebagian partikel susu dapat menempel pada permukaan alat pengering dan terkena panas lebih lama. Paparan tersebut kemudian dapat membuat partikel berubah warna menjadi kecokelatan atau lebih gelap.

Bisa Terjadi karena Reaksi Maillard

Perubahan warna itu berkaitan dengan reaksi Maillard, yakni reaksi antara gula dan protein yang berlangsung ketika bahan pangan mendapat paparan panas. 

Fenomena serupa dapat dilihat pada bagian roti yang berubah kecokelatan ketika dipanggang atau kerak tipis yang terbentuk saat memasak susu.

“Perubahan warna pada partikel susu ini berkaitan dengan reaksi Maillard, yaitu reaksi antara gula susu dan protein akibat paparan panas,” ungkapnya.

Menurut Prof. Azis, fenomena scorched particles terutama berkaitan dengan aspek mutu tampilan dan tidak dengan sendirinya menunjukkan adanya bahaya keamanan pangan. Namun, bukan berarti setiap bintik hitam pada susu bisa langsung dianggap normal.

Orang tua tetap perlu melihat kondisi produk secara keseluruhan. Jika bintik yang ditemukan berjumlah tidak wajar, terasa keras, disertai perubahan aroma, penggumpalan yang tidak biasa, atau muncul tanda lain yang mencurigakan, susu sebaiknya tidak diberikan terlebih dahulu.

Kondisi kemasan juga perlu diperiksa, termasuk tanggal kedaluwarsa dan cara penyimpanannya. Bila masih ragu, kemasan dan nomor produksi sebaiknya disimpan agar dapat dikonsultasikan kepada produsen atau tenaga kesehatan.

Dengan memahami proses pengolahan susu bubuk, orang tua tidak perlu langsung panik ketika menemukan bintik gelap. Namun, kewaspadaan tetap penting untuk memastikan produk yang diberikan kepada anak berada dalam kondisi yang baik.

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com