Indotnesia - Di tengah status siaga gunung Merapi, jip wisata justru diserbu oleh para wisatawan. Ketua Asosiasi Jip Wisata Lereng Merapi (AJWLM) Wilayah Timur, Bambang Sugeng menghimbau agar pelaku bisnis jip wisata memperhatikan mitigasi bencana yang ada.
Lebih lanjut, Bambang juga menjelaskan rute jip wisata memang dekat dengan puncak Merapi. Beberapa di antaranya adalah rute Bunker Kaliadem serta Kinahrejo atau Petilasan Mbah Maridjan.
“Status Merapi masih siaga. Sehingga, dalam hal ini kemarin (Selasa, 3/5/2022) dalam pertemuan dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) berharap untuk jip wisata di destinasi paling atas di bunker atau di Kinahrejo diharapkan memperhatikan mitigasi bencana yang ada,” ungkap Bambang pada Rabu (4/5/2022) seperti dikutip dari Suara.com.
Perjalanan atau trip memakai jip wisata populer dikenal dengan nama Lava Tour. Pemandangan Merapi sekaligus rute perjalanan yang beragam, menarik minat wisatawan untuk menjajal pengalaman tersebut secara langsung.
Di momen Lebaran 2022 seperti saat ini, status gunung Merapi yang masih siaga tak menyurutkan wisatawan untuk mencoba Lava Tour. Para pengelola wisata diharapkan menerapkan keamanan para wisatawan dengan mitigasi bencana.
Melansir dari Suara.com, Bambang juga mengatakan jika mitigasi bencana dimulai dari waktu yang situasional atau fleksibel. Menurutnya, hal tersebut wajib diterapkan terutama saat berada di destinasi wisata paling atas (lereng Merapi).
“Saat di atas (lereng Merapi) itu betul-betul situasional waktunya ya fleksibel gitu karena dalam status siaga, kita nggak tahu mungkin kapan Merapi, tahu-tahu bisa erupsi,” ungkapnya.
Tak hanya menerapkan mitigasi bencana secara fleksibel, Bambang pun menghimbau wisatawan juga kooperatif dengan memperhatikan situasi dan kondisi di sekitar lereng Merapi. Terutama ia juga menegaskan agar wisatawan tak terlalu jauh dari pemandu wisata.
Menanggapi ramainya wisatawan yang berkunjung ke lereng Merapi di tengah status siaga, Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Hanik Humaida mengatakan destinasi wisata di luar radius atau area bahaya gunung Merapi masih aman untuk dikunjungi.
“Merapi saat ini masih berada di fase erupsi yang jarak jangkauannya ke arah tenggara di alur sungai Gendol sejauh 5 km, ke arah barat daya 7 km, di Kali Boyong 5 km. Jadi kalau di luar area itu (yang disebutkan) masih aman. Sekali lagi bahwa potensinya 5 km. Jadi kalau ke Jogja masih aman,” kata Hanik, dilansir dari Suara.com.
Terpopuler
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
IHSG Sesi 1 Terkoreksi ke Level 8.255: BUMI Laris Manis, INDS Anjlok Paling Parah
-
HUT ke-45, PT Bukit Asam Tebar Energi Kebaikan Lewat Bantuan Pangan dan Edukasi Gizi
-
Daftar Lokasi Tukar Uang di Bank BRI Jateng Mitra BI, Cek Jadwal Penukarannya
-
Rest Area Sinar Jaya Km Berapa? Ini Lokasi, Rute, dan Fasilitasnya
-
Peringatan Keras PDIP Soal Perjanjian Tarif AS: Hati-hati, Jangan Ulangi Sejarah Freeport!
-
Masyarakat Makin Selektif, Newlab+ Hadirkan Brightlogy: Skincare Aman Tanpa Overclaim
-
Eliano Reijnders Tegaskan Persib Tak Boleh Terpeleset, Ada Persija dan Borneo Menekan
-
500 ASN Pemprov Sulsel Siap Jadi 'Tentara Cadangan'
-
Cerita Ravel Junardy Urus Artis Dunia: Dave Mustaine 'Keplak' Kepala Sopir Jemputan
-
Ferry Irwandi Bahas Harga Mobil Dinas Rp8,5 Miliar, Sentil Gubernur Kaltim?