Indotnesia - Operasi Patuh Jaya 2022 untuk menindak pengendara yang menggunakan sendal jepit saat berkendara ramai dibicarakan. Padahal, operasi yang sudah berlangsung sejak 13- 26 Juni 2022 ini juga menindak beberapa pelanggaran lain.
Kakorlantas Polri Irjen Firman Shantyabudi mengatakan operasi kali ini berfokus untuk meminimalisir angka kecelakaan dengan tingkat kefatalan yang tinggi. Oleh karena itu, polisi menertibkan pengendara yang tidak taat aturan serta memberi sanksi.
Agar tidak kena tilang, berikut daftar sasaran dan biaya denda dalam Operasi Patuh Jaya 2022 dikutip dari akun Instagram @tmpoldametro yang harus kita hindari.
1. Knalpot bising (tidak standar)
Pelanggaran ini akan dikenakan sanksi, kurungan paling lama 1 (satu bulan) atau membayar denda paling banyak Rp250.000.
2. Kendaraan menggunakan rotator tidak sesuai
Pelanggaran pengendara yang menggunakan rotator atau lampu strobo tidak sesuai akan dikenakan sanksi, khususnya bagi kendaraan dengan plat hitam. Sanksi pelanggaran ini yaitu, kurungan paling lama 1 (satu bulan) atau membayar denda paling banyak Rp250.000.
3. Balap liar
Melakukan aksi balap liar akan dijerat Pasal 297 Junto Pasal 155 huruf b UU LLAJ. Pelanggaran ini akan dikenakan sanksi kurungan paling lama 1 (satu) tahun atau membayar denda maksimal Rp3.000.000.
4. Berkendara melawan arus
Berkendara dengan melawan arus dapat dijerat Pasal 287 UU LLAJ. Pelanggaran ini akan dikenakan sanksi membayar denda paling banyak Rp500.000.
5. Menggunakan ponsel saat berkendara
Memakai ponsel saat berkendara dapat dijerat Pasal 283 UU LLAJ. Pelanggaran ini akan dikenakan sanksi membayar denda paling banyak Rp750.000.
6. Pengendara tidak menggunakan helm SNI
Tidak menggunakan helm yang sesuai SNI dapat dijerat Pasal 291 UU LLAJ. Pelanggaran ini akan dikenakan sanksi membayar denda paling banyak Rp250.000.
7. Pengendara tidak menggunakan sabuk pengaman
Tidak taat aturan untuk menggunakan sabuk pengaman dapat dijerat Pasal 289 UU LLAJ. Pelanggaran ini akan dikenakan sanksi membayar denda paling banyak Rp250.000.
8. Kendaraan sepeda motor berbonceng lebih dari 1 orang
Bagi pengendara yang berboncengan lebih dari 1 orang dapat dijerat Pasal 292 UU LLAJ. Pelanggaran ini akan dikenakan sanksi membayar denda paling banyak Rp250.000.
Demikianlah daftar sasaran dan biaya denda dalam Operasi Patuh 2022 yang harus dihindari dan dipatuhi. Terkait sanksi pengendara yang menggunakan sendal jepit, Firman mengatakan skema penilangan masih berupa teguran.
Berita Terkait
-
Sejarah Sandal Swallow Alas Kaki Ikonik Indonesia, Pabrik di Medan Terbakar
-
Mewah di Kaki: Kolaborasi Havaianas dan Dolce & Gabbana Ubah Sandal Jepit Jadi Fashion Statement!
-
7 Rekomendasi Sandal Jepit Lokal, Nyaman dan Stylish Harga Mulai Rp7 Ribuan
-
Gigi Hadid Buktikan Flip-Flop Bisa Sekelas Fashion Week
-
Sandal Jepit Lily Anak Nagita Slavina Bikin Kaget: Ukuran Minimalis, tapi Harganya Maksimalis
Terpopuler
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
Pilihan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
Terkini
-
Australia Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia U-19, Erick Thohir Singgung Soal Kualitas
-
KWP Bareng BNI Salurkan 2000 Paket Alat Sekolah di Tiga Daerah
-
Kamu Harus Tahu! 7 Aturan Baru Piala Dunia 2026: VAR Kini Lebih Berkuasa
-
Siapa Wasit Laga Pembuka Piala Dunia 2026? Sosok Kontroversial dari Brasil
-
Herman Khaeron Apresiasi KWP Berbagi, Dorong Peningkatan Kegiatan Sosial di DPR RI
-
Detik-detik Pembukaan Piala Dunia 2026: 80.000 Suporter Padati Stadion Azteca
-
Pelanggaran Fatal Terungkap! 6 Fakta di Balik Penangguhan 41 Dapur Makan Bergizi Gratis di Tangsel
-
Siapa 'Pimpinan Berjenjang' BPK yang Disebut Titin Rita dalam Kasus Edison Muara Enim?
-
Jutaan Ikan Mati Mendadak di Mempawah, Kerugian Pembudidaya Diperkirakan Miliaran
-
Kejagung Buka Peluang Tambah Tersangka Korupsi MBG, Nama-Nama Baru Masih Didalami