Indotnesia - Beberapa hari terakhir suhu udara di Yogyakarta terasa lebih dingin dari biasanya. Padahal, cuaca di wilayah Jogja pada dua hingga tiga hari lalu terpantau cerah berawan. Lalu, kenapa bisa terasa lebih dingin?
Dibanding sebelumnya, saat ini suhu rata-rata Jogja berada pada angka 19-31 derajat celcius. Melalui situs resminya, Badan Meteorologi Klimatologi Geofisika dan (BMKG) menyebut ada tiga penyebab udara dingin di Yogyakarta.
1. Adanya pergerakan massa udara dari Australia dengan membawa udara dingin dan kering ke Asia melewati Indonesia yang dikenal dengan Monsun Dingin Australia.
2. Tutupan awal relatif sedikit dan pantulan panas dari bumi yang diterima dari matahari tidak tertahan oleh awan, sehingga langsung terbuang dan hilang di angkasa.
3. Kandungan air di dalam tanah menipis, kandungan uap air di udara juga rendah yang dibuktikan dengan rendahnya kelembaban udara.
Kondisi itulah yang membuat udara terasa relatif lebih dingin dari biasanya apalagi saat di malam hari meski cuaca cerah.
Tercatat, suhu minimum harian 20 - 30 Juni 2022 berkisar antara 20,4- 23,6 derajat celcius dengan kelembaban udara pada 29 Juni tercatat 53%. Angka tersebut turun dari yang sebelumnya dengan suhu rata-rata 22,2 derajat celcius pada 15 Agustus 2019.
Sebenarnya kondisi ini tak hanya di Jogja, udara dingin belakangan ini juga dirasakan beberapa daerah di Indonesia, seperti di dataran Dieng yang kembali mengalami embun es. Fenomena cuaca dingin ini diperkirakan berlangsung hingga puncak musim kemarau pada Agustus 2022.
Sementara untuk curah hujan di wilayah Yogyakarta cenderung sudah menurun dibandingkan di awal Juni kemarin, meskipun di Sleman bagian utara sedikit lebih banyak.
Baca Juga: Awal Bulan Juli, BMKG Prediksi Cuaca di Semarang Cerah Berawan
Oleh karena itu, untuk menjaga imunitas tubuh agar tidak mudah sakit, BMKG mengimbau untuk melakukan hal-hal sebagai berikut:
1. Menjaga imunitas tubuh dengan cara mencukupi kebutuhan cairan tubuh
2. Pada malam hari gunakan pakaian atau selimut tebal
3. Menggunakan krim atau pelembab kulit.
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
Terkini
-
Kylian Mbappe Bocorkan Tips Rahasia demi Prancis Juara Piala Dunia 2026
-
Halal Bihalal Bank Sumsel Babel 2026: Perkuat Sinergi dan Bangun Budaya Kerja Positif
-
Kondisi Terkini Jalur Puncak Cianjur - Bogor, Hujan Deras Picu Kabut Tebal
-
Kecelakaan Beruntun di Jalur Bogor-Sukabumi: 5 Orang Luka, Arus Lalu Lintas Sempat Tersendat
-
Andrie Yunus Jalani Operasi Lanjutan, Dokter Fokus Selamatkan Bola Mata Kanan
-
5 Fakta Aksi Begal Sadis di Prabumulih: Korban Ditendang hingga Motor Raib
-
Arus Lebaran 2026 Menguat, Tol GempolPasuruan Didominasi Pergerakan ke Arah Pasuruan
-
Optimalkan SDA untuk Kemandirian Nasional, Prabowo Pacu Hilirisasi dan Ketahanan Energi
-
Prabowo Dorong Reformasi TNI: Penegakan Hukum Internal Diperketat, Tak Ada Toleransi Pelanggaran!
-
Keputusan Carlo Ancelotti Coret Neymar Bikin Marah Legenda Brasil