Atas keluarnya Ahyudin, berikut susunan manajemen yang saat ini membina dan mengurus lembaga kemanusiaan tersebut.
Dewan Pembina
- Ketua : N Imam Akbari
- Anggota :
- Bobby Herwibowo, Lc
- Dr Amir Faishol Fath, Lc, MA
- Hariyana Hermain
Dewan Pengawas
- Ketua : H Sudarman, Lc
Baca Juga: 7 Cara bagi Suami untuk Pulihkan Mental Istri setelah Keguguran
- Anggota : Sri Eddy Kuncoro
Pengurus
- Ketua : Ibnu Khajar
- Sekretaris : Sukorini
- Bendahara : Echwan Churniawan
Mitra ACT
Lembaga filantropi berskala global ini tentu sudah menggaet banyak mitra untuk bekerjasama guna melancarkan program-programnya. Baik itu dari perusahaan, organisasi, komunitas, maupun media.
Ada 70 lebih perusahaan yang bermitra dengan ACT, diantaranya Bank Indonesia, Kitabisa.com, Bank BNI, Bank BRI, Mandiri, Unilever, Pertamina, dan lainnya. Ada 90 lebih organisasi, diantaranya Baitul Maal Hidayatullah (BMH), Rumah Zakat, BNPB, dan lainnya.
Selain itu, ACT juga bekerja sama dengan komunitas MTT dan lebih dari 50 media.
Program-program ACT
Sebagai lembaga penyalur donasi publik berskala global, ACT memiliki sejumlah program baik di Indonesia maupun di luar negeri, di antaranya:
1. Modal Usaha Mikro
2. Humanity Care Line
3. Bencana Nasional
4. Indonesia Darurat Solidaritas
5. Sahabat Umi
6. Selamatkan Bangsa
7. Gempa Lombok
8. Gempa Palu Sigi Donggala
9. Erupsi Semeru
10. Operasi Pangan Murah
Selain itu, program luar negeri yang dilakukan di antaranya Program Bantuan Musim Dingin di Yaman, Program Selamatkan Rohingnya, Program Selamatkan Syria, dan Program Rebut Kembali Palestina, serta Program Berkurban Tanpa Batas di berbagai belahan dunia.
Dari program-program tersebut, tercatat ada 46.979.646 penerima manfaat, 467.056 donatur, 357.747 relawan dan 76 negara jangkauan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim