Indotnesia - Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menarik produk es krim Haagen Dazs rasa vanilla karena mengandung etilen oksida (EtO).
Haagen Dazs adalah perusahaan asal New York, Amerika Serikat, yang memproduksi luxury ice cream.
Mengutip dari laman BPOM, dalam es krim premium itu ditemukan EtO dengan dengan kadar melebihi batas yang diizinkan oleh European Union (EU). Hal itu diinformasikan langsung oleh Rapid Alert System for Food and Feed (INRASFF). BPOM menyebut, produk yang ditarik adalah es krim dengan rasa vanilla.
“Produk yang ditarik adalah Es Krim Rasa Vanila merek Haagen-Dazs kemasan pint dan mini cup. Produk es krim dengan merek yang sama untuk kemasan 100 ml dan 473 ml yang diimpor dari Prancis terdaftar di Badan POM dan beredar di Indonesia,” kutipan dari laman Badan POM.
Sementara untuk produk Haagen Dazs lainnya yang telah terdaftar di BPOM tetap bisa beredar dan dinikmati di Indonesia. Namun, apa itu etilen oksida yang menyebabkan es krim vanila Haagen Dazs ditarik dari peredaran?
Dikutip dari lama foodstandards.gov.au, etilen oksida adalah senyawa kimia berwujud gas tidak berwarna di bawah 10 derajat celcius dan mudah terbakar.
Penggunaan utama senyawa ini sebagai bahan perantara dalam pembuatan lebih lanjut produk industri (misalnya poliester). Etilen oksida juga biasa digunakan sebagai agen sterilisasi dalam perawatan kesehatan seperti alat bedah.
Etilen oksida digunakan juga sebagai pestisida fumigan untuk mengobati bahan pangan dalam produk pertanian. Meski begitu, residu yang tertinggal dalam bahan pangan dapat menyebabkan masalah kesehatan.
Namun, penggunaan etilen oksida sebagai pestisida masih diperbolehkan sesuai ketentuan dalam Kode Standar Makanan, yaitu maksimum 20 mg/kg.
Baca Juga: Haagen-Dazs Luncurkan Es Krim Rasa Baru
Mengutip dari laman www.epa.gov paparan etilen oksida dalam jangka panjang dapat membahayakan bagi manusia, seperti menyebabkan iritasi pada mata, kulit, hidung, tenggorokan, dan paru-paru, serta kerusakan pada otak dan sistem saraf.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Momen Mahalini Latihan Bersama Band Pengiringnya Jelang Konser KOMA 14 Februari 2026
-
Profil Amanda Lucson Finalis Puteri Indonesia 2026, Benarkah Usianya Terlalu Muda?
-
Diperiksa sampai Malam, Pandji Pragiwaksono: Saya Tidak Merasa Menista Agama
-
New Toyota GR Corolla Meluncur di IIMS 2026, Torsi Lebih Ganas dan Transmisi Matik
-
Ferdinand Hutahean: Penempatan Polri di Bawah Kementerian Bukan Solusi Benahi Keluhan Masyarakat
-
Istri yang Dibakar Suami di Paluta Meninggal Dunia
-
Ngaku Difitnah soal Jadi Petugas Haji, Chiki Fawzi Malah Dikritik Gara-Gara Adab di Acara TV
-
Kekuatan Tersembunyi Mahalini Jelang Konser: Rahasia Dukungan 2 Keluarga yang Tak Terbatas
-
Usai Gelar Perkara, KPK Tetapkan Status Hukum Hakim dan Pihak Lain yang Terjaring OTT di Depok
-
KPK Geledah Kantor Pusat Bea Cukai dan Rumah Tersangka, Dokumen hingga Uang Tunai Diamankan