Indotnesia - Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kominfo) memblokir beberapa Penyelenggara Situs Elektronik (PSE) yang tidak mendaftarkan akunnya pada tenggat waktu yang ditentukan, salah satunya PayPal.
Pemblokiran PayPal bersamaan dengan Steam dan Epic Games menuai banyak kritikan dari publik.
Alasannya, sejumlah pekerja melakukan transaksi gaji dan menyimpan uang pada situs itu. Bahkan, dari keputusannya itu publik mengecam Kominfo dengan tagar #BlokirKominfo yang kini menjadi topik teratas di Twitter.
Terkait hal itu, apa itu PayPal yang membuat publik ramai mengkritik Kominfo?
Mengenal PayPal
PayPal adalah platform digital yang menyediakan layanan transaksi atau pembayaran secara online. Perusahaan ini berpusat di California, Amerika Serikat yang didirikan pada tahun 1998.
Ada lebih dari 400 juta pengguna aktif dari 200 negara dan bisa menggunakan mata uang dari berbagai negara. Selain itu, PayPal juga berintegrasi dengan ribuan pasar daring di berbagai platform.
Banyak freelancer yang menggunakan PayPal sebagai media dan menjalankan bisnis maupun transaksi terutama yang berbisnis dengan pihak luar negeri. Tak hanya itu, platform digital ini juga dapat bekerja layaknya rekening bank bahkan dianggap lebih mudah dan praktis.
Dikutip dari Suara.com, pengguna PayPal dapat memasukkan uang atau menabung di rekening dan juga bebas untuk mengirim ke pengguna lain. Aplikasi ini juga bisa melakukan pembayaran belanja di pasar digital yang berada di luar negeri dengan klik tombol.
Baca Juga: Paypal Itu Apa? Rekening Virtual yang Diblokir Kominfo
Layanan transaksi ini dapat digunakan dengan langsung mendaftarkan diri ke situs PayPal yang tersedia. Bagi pengguna yang tidak memiliki rekening bank atau atau kartu kredit tetap bisa membuat rekening PayPal dan melakukan transaksi.
Atas dasar itulah banyak masyarakat Indonesia yang menggunakan platform digital tersebut. Untuk saat ini, Kominfo telah membuka sementara situs PayPal bagi pengguna yang ingin memindahkan uangnya sampai tenggat 5 Agustus 2022.
“Saya harapkan masyarakat benar-benar memanfaatkan waktu yang kami berikan, dari Pemerintah, 5 hari kerja, untuk melakukan migrasi,” jelas Dirjen Semuel melalui siaran press di laman resmi Kominfo.
Sementara, Kominfo menginformasikan ada 7 PSE yang diputus akses yaitu Paypal, Steam, Dota, CS Go, Yahoo, Origin.com dan epicGames. Sampai saat ini, Kementerian Kominfo masih melakukan berbagai upaya untuk dapat menghubungi para pihak PSE tersebut.
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Potong Jalur Birokrasi: Bandar Lampung Minta Dana Pajak Rokok Tak Lagi Mampir di Provinsi
-
Aksi Berani Bocah Madiun Pasang Badan Selamatkan Ibu dari Tikaman Ayah
-
4 Serum Korea yang Ampuh Atasi Pori Besar, Kulit Kendur, dan Kontrol Minyak
-
Info Cuaca Kamis: Langit Indonesia Didominasi Awan Tebal, Waspada Dampak Bibit Siklon 95W
-
Purbaya Jamin Tambah Anggaran Korban Bencana Gempa NTT, Tinggal Tunggu Arahan Prabowo
-
Karhutla Riau Makin Meluas, Ratusan Hektare Lahan Terbakar
-
9 Bank Sudah Bangkrut di Indonesia Sepanjang Tahun 2026, Ini Daftarnya
-
Sifat Trapesium, Jenis-jenis, Rumus Luas Keliling Lengkap dengan Contoh Soal
-
3 Warga Negara Israel Diduga Anggota IDF Berprilaku Kasar di Bali
-
UEA Bekukan Transaksi Iran, Harga Minyak Capai Level Tertinggi 4 Pekan Terakhir