Indotnesia - Citayam Fashion Week yang sempat bikin heboh ternyata masih berdampak pada sebagian orang. Seorang camat di Payakumbuh, Sumatra Barat, membuat konten ala Citayam Fashion Week, yang ternyata berakhir dengan pemecatan.
Dalam unggahan di akun Instagram @lambe_turah, seorang perempuan bernama Dewi Novita membuat konten catwalk di zebra cross jalan raya, dengan mengenakan seragam ASN (Aparatur Sipil Negara) dan dress dari kain tenun yang anggun. Tak lupa, kacamata hitam menghiasi wajahnya.
Namun, konten itu malah jadi boomerang bagi Dewi yang berujung pada pemecatan terhadap dirinya. Mengungkapkan rasa kecewanya, ia sempat curhat di akun TikTok-nya @dewi.centong, yang kini telah di-private.
Meski demikian, video tersebut telah beredar dan kembali diunggah oleh @lambe_turah. Dalam video itu, Dewi mengatakan dirinya adalah seorang camat di Kota Payakumbuh dan membuat video viral ala Citayam Fashion Week.
Ia hanya bermaksud bikin konten-konten biasa tanpa berniat untuk melanggar norma agama atau adat istiadat Minangkabau. Salah satu postingannya pernah dikomentari MUI Kota Payakumbuh.
"Mulai dari komen MUI itulah malapetaka hadir. Karier yang aku bangun sekian lama hancur hanya gara-gara komen MUI yang sangat tidak objektif," tulisnya pada video di TikTok.
"Dengan melaporkan aku ke Walikota Payakumbuh dan akhirnya aku diberhentikan menjadi Camat di Payakumbuh Timur. Terima kasih MUI Kota Payakumbuh sudah membuat hancur semua impian aku," lanjurnya.
Dalam akun Instagram-nya @dewi.centong, yang kini juga sudah di-private, Dewi mengaku terinspirasi Citayam Fashion Week untuk menampilkan kerajinan tenun yang jadi kebanggaan kotanya.
Tenun Balai Panjang itu bahkan telah tampil di London Fashion Week. Makanya, ia berharap bisa terus mengenalkan kerajinan tenun dengan catwalk bertajuk Simpang Benteng Fashion Week.
Baca Juga: Aktivitas Seru di Wisata Tebing Breksi, Mulai dari Nonton Konser hingga Camping
"Semoga waktu kita akan berjumpa kembali entah sebagai apa. Terima kasih atas dukungannya selama ini," tulis Dewi.
Sebelumnya, akun @muipayakumbuh berkomentar di salah satu konten Dewi. Pihak MUI meminta agar Dewi menghapus video ala Citayam Fashion Week karena beberapa pertimbangan.
MUI Payakumbuh menilai konten tersebut tidak sesuai dengan agama dan budaya atau adat Minangkabau.
"Jangan latah mengikuti apa yang sedang tren/viral karena ibu adalah pejabat publik yang akan menjadi contoh/tauladan bagi masyarakat," tulis komentar MUI Payakumbuh.
Lebih lanjut, lembaga tersebut menyebut pakaian yang dikenakan Dewi tidak sesuai Syariat Islam, meski memakai jilbab. Pakaian muslimah harus menutupi aurat secara sempurna dan tidak boleh ketat.
Terkait promosi Tenun Balai Panjang, MUI Payakumbuh menilai hal itu bisa dilakukan dengan cara yang terkesan tidak "murahan".
"Setahu kami, pakaian para bundo kanduang melekat dengan identitas kehormatan dan harga diri yang tinggi. Jadi, sama sekali tempatnya bukan di jalanan," tulis MUI Payakumbuh, yang akunnya kini sudah tidak bisa ditemukan di Instagram.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Pengamat: Sudah Seharusnya Pemprov DKI Tak Beri Izin Lapangan Padel di Pemukiman Sempit
-
Vonis 15 Tahun Kerry Riza Disebut Jadi Alarm Bahaya Bagi Investor dan Direksi BUMN
-
Harga Emas Antam Makin Mahal Dipatok Rp 3,04 Juta/Gram, Berikut Daftarnya
-
Divonis 15 Tahun Penjara, Putra Riza Chalid Pastikan Banding: Sebut Hakim Abaikan Fakta
-
Pernah Adu Nasib di Israel, Begini Nasib Pemain Keturunan Pulau Seram Maluku Sekarang
-
Doa agar Tidak Haus saat Puasa Ramadan, Amalkan agar Ibadah Lebih Khusyuk
-
Geger Pembacokan Mahasiswi UIN Suska, DPR: Tak Bisa Ditoleransi!
-
Subhanallah, Pemain Keturunan Indonesia Ini Akhirnya Memutuskan Percaya Allah SWT dan Pindah Agama
-
Langit Jabodetabek Masih Kelam, BMKG Ingatkan Potensi Hujan Lebat dan Angin Kencang Hari Ini
-
Ibu Ini Cerita Pengalaman ke IGD Cuma Pakai Tank Top dan Celana Dalam: Harus Ngakak atau Terharu?