Indotnesia - Para pecinta anabul, tahukah kalian hari ini memperingati apa? Yup, 8 Agustus memperingati Hari Kucing Sedunia atau International Cat Day.
Perayaan ini sudah dilakukan sejak tahun 2002, yang diinisiasi oleh komunitas International Fund for Animal Welfare (IFAW) atau Dana Internasional untuk Kesejahteraan Hewan. Tujuannya untuk meningkatkan kesadaran akan kucing dan belajar membantu serta melindunginya.
Pasalnya, persahabatan kucing dan manusia membuat menjadi ikon populer di masyarakat. Benar bukan, siapa sih yang tidak gemas kalau melihat anak berbulu berkaki empat ini?
Saking gemasnya, kebanyakan hewan peliharaan masyarakat adalah kucing. Menurut International Federation for Animal Health Europe (IFAH), populasi kucing domestik diseluruh dunia terdapat sekitar 220 juta ekor.
Lalu, kenapa sih seseorang bisa menyukai kucing? Mengutip dari Patch, ada beberapa alasan seseorang menyukai kucing.
1. Kucing adalah definisi dari kelucuan
Kucing seringkali membuat seseorang tersenyum dengan tingkahnya yang menggemaskan. Tatapan mata mereka yang cerah, dengkuran yang menenangkan, serta sifat manja yang suka duduk di pangkuan.
2. Ada hak istimewa untuk berbagi rumah dengan kami
Saat lelah dengan rutinitas yang ada, kucing hadir untuk membuat tertawa atau tersenyum. Keberadaan kucing di rumah juga bisa untuk menghibur tubuh, pikiran, serta jiwa.
Baca Juga: Cat Lovers, Cek 5 Jenis Makanan yang Cocok untuk Kucing Liar
3. Kucing seperti anjing
Kucing menyukai ketika sang ibu asuh pulang dan merindukannya. Biasanya, mereka menyambut pemiliknya di depan pintu, lalu mendengkur dan menggosok-gosokkan tubuhnya pada ibu asuhnya.
4. Kucing lebih mudah dari anjing
Kucing memiliki perawatan yang lebih mudah daripada memelihara anjing. Pemilik bisa meninggalkan rumah seharian, tanpa membuat peliharaan panik atau kesepian. Selain itu, makanan untuk kucing juga lebih murah ketimbang memelihara anjing.
Selain itu, memiliki hewan peliharaan di rumah juga memiliki manfaat bagi kesehatan mental. Menurut Healthline, memelihara kucing dapat meningkatkan kesejahteraan (well-being). Kedua dapat menurunkan stres, karena tingkahnya yang lucu dan manja.
Ketiga, kucing dan manusia dapat menjalin suatu hubungan (relationship) sehingga dapat saling memahami perasaan. Keempat, terlepas dari kucing bisa membawa penyakit tetapi kucing juga bisa menjadi terapi bagi kesehatan, lho.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
Terkini
-
Persija vs Persib Dipindah ke Samarinda, Ini Alasan Laga Digelar 1.000 Km dari Jakarta
-
Cara Cek Saldo, Mutasi dan Transaksi BRI Lewat Whatsapp
-
Iran Wajibkan Izin Khusus Kapal yang Melintasi Selat Hormuz
-
Daftar Harga CeraVe Moisturizer Mei 2026, Ada Gempuran Promo Menarik!
-
Ironi Tuan Rumah Piala Dunia 2026 Saat Rakyat Meksiko Terhimpit Biaya Hidup
-
Beda Kulit Kering dan Kulit Dehidrasi, Wajib Tahu agar Tidak Salah Pilih Skincare
-
K-Pop Mulai Tergeser? Musik Lokal Jadi Raja Baru di Asia Tenggara
-
4 Parfum Lokal Wangi Citrus yang Menyegarkan dan Tidak Bikin Pusing Dipakai Seharian
-
Casemiro Berpotensi Gabung Inter Miami
-
Clarence Seedorf Sebut Arsenal 'Tim Juara' usai Tembus Final Liga Champions