Indotnesia - Film horor Pengabdi Setan 2: Communion karya Joko Anwar berhasil menembus 3 juta penonton dalam 5 hari tayang. Popularitas film tersebut juga membawa rasa penasaran publik tentang lokasi syutingnya yang berbeda dari sekuel pertama.
Salah satu lokasi syuting film Pengabdi Setan 2: Communion yang menjadi sorotan publik adalah Rusun Sumber Arta, Bekasi Barat.
Diberi nama demikian karena yang menjadi latar utama cerita dalam film tersebut diketahui terletak di belakang Pasar Sumber Arta.
Tak asal memilih, Joko Anwar menetapkan lokasi tersebut berdasarkan pertimbangan matang dengan sejumlah syarat tertentu. Berikut ini fakta seputar Rusun Sumber Arta yang jadi lokasi syuting film Pengabdi Setan 2: Communion seperti dikutip dari Suara.com.
Fakta Rusun Sumber Arta
1. 15 Tahun Terbengkalai
Diketahui Rusun Sumber Arta dibangun pada 2007 dan mulai terbengkalai di tahun 2008 hingga kini bangunan tersebut kosong hampir 15 tahun.
Rusun tersebut termasuk program pembangunan pemerintah Indonesia yang dikenal dengan Rusunami atau Rumah Susun Sederhana Milik, yaitu proyek 1.000 Menara untuk membangun rusun bertinggi lebih dari 8 lantai.
Program tersebut merupakan program rusun bersubsidi bagi masyarakat dengan pendapatan rendah agar memiliki hunian layak. Sayangnya, proyek pembangunan tersebut tiba-tiba berhenti, tidak diselesaikan dan dibiarkan kosong hingga saat ini.
Baca Juga: Mengingat Kembali Peristiwa KM 50, Kasus Besar yang Pernah Ditangani Ferdy Sambo
Rusun yang dibangun pada era kepemimpinan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono itu secara total memiliki 15 lantai dan saat ini digunakan sebagai kawasan parkir pengunjung Pasar Sumber Artha.
2. Dikenal Angker dan Memiliki Kekuatan Mistis
Sebagai bangunan tua yang dibiarkan kosong hampir 15 tahun tanpa penghuni, Rusun Sumber Arta menyimpan berbagai sisi horor.
Bahkan, Joko Anwar juga sempat mengungkapkan adanya kejadian aneh saat proses syuting film yang menimpa salah satu krunya.
Hal tersebut terjadi setelah adanya peringatan dari penjaga rusun yang melarang untuk menggunakan lantai tujuh sebagai tempat syuting, tetapi malah sempat tidak digubris.
Berdasarkan cerita dari masyarakat sekitar rusun, tempat terbengkalai itu memiliki hawa yang tidak menyenangkan terutama di lantai tujuh.
Tag
Terpopuler
- Demi Ketenangan Almarhum, Orang Tua Affan Kurniawan Mohon Tak Ada Peringatan Setahun Kematian
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 12 Ikan Hias Pembawa Keberuntungan Menurut Feng Shui, Cocok untuk Akuarium di Rumah
- Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Tegas Sistem Empat Bek Lebih Cocok
- Mau Terlihat Lebih Muda? Ini 5 Pilihan Warna Lipstik yang Bisa Dicoba
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Bukan Sekadar Wisata, Ini Cara Kang Edai Menggerakan Kemiren
-
Kabut Asap Selimuti Pekanbaru, BMKG Ungkap Penyebabnya
-
Birokrasi di Era Digital: Saat Keruwetan Administrasi Pindah ke Layar
-
GEMPAR di Pasar Ngino, Yuk Nonton Jathilan Sambil Nglarisi Pedagang!
-
Korban Kekerasan Dipaksa Bayar Biaya Visum, Zakat Diusulkan Jadi Solusi Dana Darurat
-
The Judge from Hell: Jika Hukum Gagal, Haruskah Keadilan Dicari di Neraka?
-
NTB Pakai Cadangan Pangan Bantu Korban Gempa di NTT
-
Satelit Copernicus Uni Eropa Siap Bantu Operasi Pencarian Korban Gempa NTT
-
Pekanbaru Cerah Berawan Hari Ini, Padang Hujan Intensitas Ringan
-
Game Over: Menemukan Titik Temu Antara Seadanya dan Seandainya