Indotnesia - Film “Mencuri Raden Saleh” menjadi trending topic di Twitter pada Jumat (26/8/2022). Lebih dari 10 ribu warganet membicarakan film karya sutradara Angga Dwimas Sasongko. Akting ciamik dari para aktor dan aktris terkenal, seperti Angga Yunanda, Aghniny Haque, Umay Shahab, Ari Irham, Iqbaal Ramadhan, dan Rachel Amanda mampu membius penonton.
Film berdurasi 2 jam 34 menit ini mengisahkan aksi sekelompok anak muda mencuri lukisan “Penangkapan Pangeran Diponegoro” karya Raden Saleh yang tersimpan di Istana Negara.
Masing-masing pemain memainkan karakter dengan keahlian tertentu, yang mendukung rencana pencurian tersebut.
“Gak sia-sia durasi 2,5 jam padat banget, dan cerita yang lumayan rapi, dialog yang dipakai juga nggak kedengaran cringe, aktingnya bagus, mantap benar,” tulis seorang warganet di Twitter.
“Menurutku ini salah satu film Indonesia terbaik. Mulai dari pemain, alur cerita, dan lainnya keren banget,” tulis netizen lain.
Di balik antusiasme penggemar menyambut film ini, ada kisah menarik dari pembuatan lukisan “Penangkapan Pangeran Diponegoro” oleh Raden Saleh.
Berikut 5 fakta tentang lukisan “Penangkapan Pangeran Diponegoro” karya Raden Saleh, seperti dilansir dari situs Cagar Budaya Kementerian Pendidikan:
Lukisan Pertama
Lukisan dengan gaya romantisisme ini merupakan karya pertama dari Raden Saleh Syarif Bustaman. Petunjuk pertama mengenai mahakarya ini tertuang dalam surat sang pelukis kepada Adipati Ernst II dari Sachsen-Coburg dan Gotha pada 12 Maret 1857.
Baca Juga: Netizen Gemes, Iwan Fals Nyanyi dan Joget Lagu "Aitakatta" Bareng JKT48
Karya tersebut menceritakan penangkapan seseorang yang disebut sebagai Kepala Suku Jawa, merujuk pada sosok Pangeran Diponegoro.
Dalam surat tersebut, Raden Salah menyatakan lukisan tersebut ditujukan kepada Raja Belanda. Hal ini dianggap sebagai langkah berani, karena pada waktu itu Belanda sedang menjajah tanah Jawa.
Gaya Eropa
Lukisan “Penangkapan Pangeran Diponegoro” dibuat di permukaan kanvas dengan cat minyak yang memenuhi seluruh kanvas. Bingkainya dari kayu berukir.
Karya Raden Saleh ini termasuk jajaran lukisan sejarah pertama di Asia Tenggara dengan aliran Eropa. Komposisinya terinspirasi dari lukisan Pengunduran Diri Charles V karya Louis Gallait.
Senada dengan Gallait, Raden Saleh ingin memperlihatkan semangat kembangkitan nasional sebagai bentuk kemarahan terhadap Belanda.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
-
Korban Kecelakaan KRL Vs KA Argo Bromo Bertambah, AHY: 15 Jiwa Meninggal dan 88 Orang Luka-Luka
Terkini
-
Korban Bertambah, Kasus Ayah Cabuli Anak Kandung di Sekadau Kini Seret Keponakan 10 Tahun
-
Katalog Promo Indomaret Terbaru, Serba Gratis! Salonpas Beli 1 Gratis 1, Teh Botol hingga Bebelac
-
Pemburu Diskon Merapat! Promo Alfamart Siap Santap Hemat Mantap, Sosis dan Bakso Murah
-
Cara Refund Tiket Kereta Api 100 Persen Imbas Kecelakaan di Bekasi, Bisa Lewat HP
-
Sah! Susi Pudjiastuti Ditunjuk Jadi Komisaris Utama Bank BJB
-
Mengapa Kereta Api Sulit Berhenti Mendadak? Belajar dari Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
Proaktif, BPJS Ketenagakerjaan Pastikan Perlindungan Korban Kecelakaan KRL Bekasi
-
Heboh BKPSDM Muratara Digerebek Polisi, Benarkah Ada Jual Beli Kenaikan Pangkat ASN?
-
Tangan Diborgol, Arinal Djunaidi Tertunduk Digelandang ke Bui